Breaking News:

Pasar Ini Jual Perlengkapan 'Klenik', Janin Kering Hewan Ini Jadi yang Paling Laris

Ini adalah Mercado de las Brujas yang terkenal juga dengan Witches Market atau Pasar Penyihir.

Editor: Astini Mega Sari
Amusing Planet
Witches Market 

Beberapa penyihir bahkan menjual mantra, ramuan, dan ramuan yang dibuat untuk mengobati berbagai masalah.

(Amusing Planet)

Baca Juga: Liburan Hamish & Raisa di India, Kunjungi Taj Mahal, Nikmati Sunrise, hingga Ikut Cooking Class

Diantara barang-barang "klenik" yang dijual di sana, yang paling aneh adalah janin llama yang dikeringkan.

Menurut kepercayaan tradisional, sebuah keluarga harus memberikan persembahan kepada dewi Pachamama dengan mengubur janin llama di bawah fondasi rumah baru mereka akan mendapatkan perlindungan, kesehatan, kebahagiaan, dan keberuntungan.

Terkadang janin llama dibakar untuk mewujudkan kemauan sang dewi.

Dikatakan jika hampir setiap keluarga Bolivia memiliki janin llama kering yang kemudian ditanam ke dalam fondasi rumah mereka untuk mendapatkan keberuntungan.

(Amusing Planet)

Meski banyak yang butuh, namun pasokan janin kering llama cukup banyak di sana.

Karena ada banyak llama yang mengalami keguguran dan aborsi beberapa minggu sebelum melahirkan.

Baca Juga: Inilah 8 Perbatasan Negara yang Unik dan Bikin Kagum, Nomor 7 Keren Banget!

Beberapa janin juga didapat dengan cara membantai llama-llama yang sedang hamil.

Pengorbanan llama inilah yang memegang peran penting dalam banyak ritual Bolivia.

(Amusing Planet)

Misalnya, setiap tahun penambang di seluruh altiplan akan mengorbankan llamas untuk menenangkan El Tio, penguasa dunia bawah.

Darah hewan inilah yang kemudian dioleskan ke seluruh pintu masuk tambang, mesin, dan pembuluh darah aktif bijih.

Ini sebabnya mengapa janin llama di Pasar Penyihir dapat ditemukan dengan berbagai ukuran.

(Amusing Planet)

Baca Juga: Dibangun di Atas Tebing, Resort di Uluwatu ini Disebut-sebut Punya Kolam Terbaik di Dunia!

Halaman 2/3
Tags:
BoliviaPasarPenyihir
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved