Tenggak 15 Bungkus Obat Batuk, Pria Asal Purwakarta Tewas
Akibat mengkonsumsi obat batuk secara berlebihan, Abdurahman (24) warga Cipinang, Cibatu, Purwakarta, akhirnya meninggal dunia.
Editor: Galih Pangestu Jati
TRIBUNWOW.COM - Akibat mengkonsumsi obat batuk secara berlebihan, Abdurahman (24) warga Cipinang, Cibatu, Purwakarta, akhirnya meninggal dunia.
Sebelum meninggal, ia berkumpul bersama keempat temannya pada Senin (8/1/2018) malam, di saung yang berada di kebun karet dekat rumahnya.
Pada saat berkumpul itulah, ia meminum obat yang diperuntukan bagi orang yang menderita sakit batuk.
Bersama seorang temannya, Fahri Satyarajbani (16), Abdurahman mengkonsumsi obat batuk itu secara berlebihan.
Korban selamat, Fahri pun kini dirawat di Rumah Sakit Bhakti Husada sejak tadi malam.
Menurut Fahri, Abdurahman diketahui meminum 15 bungkus obat batuk sekaligus.
"Abdurahman minum 15 bungkus obat batuk sekaligus," kata Fahri saat ditemui di ruang perawatan RS Bhakti Husada, Jalan Raya Sadang-Subang, Cikumpay, Purwakarta, Selasa (9/1/2018) siang.
Masih dalam keadaan lemas, Fahri mengaku meminum 10 bungkus obat batuk sekaligus.
Dimasukan kedalam satu gelas, belasan bungkus obat batuk itu langsung diminum secara bergantian.
Tanpa dicampur dengan apapun, keduanya menenggak obat batuk tersebut.
Melihat Abdurahman tidak sadarkan diri tak lama setelah meminum obat batuk, temannya yang bernama Yunus dan Sugih sempat mengantar korban ke klinik.
Dari Klinik Umum dan Bersalin Ravina Medika tak jauh dari rumah korban, korban langsung dibawa menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Bhakti Husada.
Fahri mengaku sudah dua kali membeli puluhan bungkus obat batuk di sebuah agen di wilayah Subang.
"Belinya 25 bungkus. Uangnya patungan harganya seribu satu bungkusnya," ucapnya.
Diduga over dosis karena mengonsumsi obat batuk secara berlebihan, Abdurahman pun meninggal dunia di Rumah Sakit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi_20171230_085032.jpg)