Gadis Cantik Rela Menjadi Penjaga Sekolah, di Balik Senyumnya yang Manis Ada Kisah Tragis Mengiris
Seorang wanita cantik penjaga keamanan di sebuah sekolah dasar menjadi viral. Dibalik senyum manisnya, ada kisah pilu tak terkira.
Editor: Fachri Sakti Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Seorang penjaga keamanan berusia 19 tahun di sebuah sekolah dasar baru-baru ini menjadi viral di dunia maya.
Sri Mahyuni Munif atau yang Yuni menjadi satpam sejak Januari tahun lalu.
Populer: Baru Ditolak di Bali dan Hongkong, Tak Disangka Ust Abdul Somad Dibeginikan di Amerika
Dia mengatakan, memilih pekerjaan ini karena cintanya kepada anak.
Dia bekerja di sebuah sekolah dasar di Kampung Datuk Keramat.
Dilansir dari The Coverage pada Rabu (3/1/2018) di balik senyumnya yang manis dan indah, Yuni mengalami banyak hal sulit saat remaja.
Dia merupakan anak sulung dari dua bersaudara.
Kepada Harian Metro, dia mengatakan, harus berhenti sekolah lima tahun lalu karena ingin membantu keluarganya setelah ayahnya yang berusia 54 jatuh sakit.
"Ayah saya mengalami kecelakaan sekitar 20 tahun yang lalu dan luka-lukanya memburuk setelah dia bekerja sebagai tukang bangunan. Tulang dan seluruh tubuhnya terus menerus sakit dan dia perlahan tidak dapat mengangkat beban," terangnya.
Yuni pun meminta ayahnya untuk berhenti bekerja dan istirahat di rumah.
Sementara, dia bersedia berhenti sekolah untuk bekerja dan membayar pendidikan adik perempuannya dan untuk mendukung ekonomi keluarga.
Dia juga membantu ibunya yang bekerja sebagai asisten di sebuah restoran.
Populer: Waspada! Boneka Pemuas Syahwat Bisa Di-hack Jadi Mesin Pembunuh Mengerikan!
"Meskipun ayah saya memaksa saya untuk tidak berhenti sekolah, saya terpaksa melakukannya karena tidak dapat melihat ayah saya bekerja," ujarnya.
Yuni dilaporkan pernah bekerja sebagai kasir, sales, asisten toko fotokopi sebelum bertugas sebagai satpam awal tahun lalu untuk menutupi pengeluarakan keluarga termasuk pendidikan adiknya yang sedang mengikuti ujian Sijil Pelajaran Malaysia (SPM) tahun ini.
Menurut Yuni, bekerja sebagai satpam sangat menantang karena segelintir orang meremehkan pekerjaan ini.
"Ada kalanya orang tua melanggar peraturan dan tidak mau mendengarkan instruksi saya karena memandang pekerjaan saya," katanya.
Meski sakit hati, Yuni mengatakan, dia akan baik-baik saja saat melihat anak-anak bersenang-senang dan bermain dengan mereka.
Banyak siswa di sekolah yang menjadi dekat dengannya.
"Beberapa bahkan menangis ketika mereka harus berpisah dengan saya setelah lulus," lanjutnya.
Sejak Senin (1/1/2018), beberapa foto Yuni dengan seragam satpamnya beredar di media sosial setelah rekannya mengunggah fotonya di Facebook.
Dia mendapatkan reaksi beragam, baik positif dan negatif.
Yuni mengatakan tidak peduli dengan apa yang dikatakan orang karena mereka tidak tahu apa yang terjadi dan akan menjadikan kritik sebagai motivasi untuk tetap bekerja keras dan kuat.
"Ada yang bilang saya meminjam seragam dari ibu atau teman saya untuk pamer, saya hanya bisa tersenyum," ujarnya.
Selain itu, Yuni yang kini masih single itu juga mendapatkan pujian dari netizen yang mengatakan, dia adalah inspirasi karena tidak rewel tentang jenis pekerjaan meski tampil atraktif.
Populer: Seperti Milik Agen Rahasia, Zanco Keluarkan Handphone Terkecil, tapi Kehadirannya Justru Dikecam?
Sementara itu, rekan Yuni, Ita (32) menggambarkan Yuni sebagai satu dari sejuta orang.
Menurutnya Yuni adalah gadis yang baik, sopan dan suka membantu orang-orang.
"Anak saya yang berusia 10 tahun belajar di Kampung Baru, setiap hari dia (Yuni, red) akan menjemput anak saya dari dan ke sekolah karena dia ahli dalam mengendarai sepeda motor," terangnya.
"Kita sudah seperti saudara kandung setelah bekerja sama di tempat yang sama sejak Juni tahun lalu. Saya mengupload fotonya di Facebook untuk diri saya sendiri, saya tidak mengharapkannya menjadi viral," katanya.
Berita ini telah tayang di TribunKaltim dengan judul: Gadis Penjaga Keamanan SD Jadi Viral, Ternyata Di Balik Senyumnya, Menyimpan Cerita Memilukan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/penjaga-sekolah_20180104_124719.jpg)