Sekjen PBB Beri 'Ramalan' Tahun 2018, Ada Peringatan untuk Dunia Terhadap Ancaman 'Mengerikan' Ini
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengeluarkan peringatan merah ke depan menjelang kedatangan 2018.
Penulis: Rendy Adrikni Sadikin
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
TRIBUNWOW.COM, NEW YORK - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengeluarkan peringatan merah ke depan menjelang kedatangan 2018.
Melalui pesan Tahun Baru, peringatan ancaman perang nuklir dan perubahan iklim di samping konflik yang diperkirakan akan terjadi tahun ini.
"Konflik semakin memburuk dan bahaya baru telah muncul. Keprihatinan global tentang senjata nuklir adalah yang tertinggi sejak Perang Dingin terjadi.
"Perubahan iklim juga terjadi lebih cepat, dan ketidaksetaraan tersebar luas, kita dapat melihat pelanggaran hak asasi manusia yang semakin serius, Nasionalisme dan Xenofobia menunjukkan peningkatan yang dramatis," katanya seperti dikutip Sinar Harian.
Ancaman yang paling ditakuti saat ini adalah konflik antara Amerika Serikat dan Korea Utara yang saling mengancam setelah Pyongyang meluncurkan serangkaian uji coba rudal tahun lalu.
BACA: SBY Punya Cucu Perempuan Baru di Tanggal 1 Januari 2018, Wajah Si Kecil Jadi Sorotan Netizen
Guterres dalam sebuah pernyataan juga meminta masyarakat internasional untuk menjadikan tahun 2018 sebagai 'tahun persatuan' untuk mengatasi masalah krisis dan global.
Konflik AS dan Korut
Tiongkok berharap Amerika Serikast (AS) dan Korea Utara (Korut) dapat duduk bersama untuk berdialog dan secara damai menyelesaikan permasalahan nuklir.
China Radio International mengutip keterangan Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Lu Kang dalam jumpa pers Rabu (13/12/2017) di Beijing.
Hari Selasa (12/12/2017), Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson diberitakan menyatakan bahwa AS tetap berharap menyelesaikan masalah nuklir Korut melalui jalur diplomatik, AS bersedia memulai 'perundingan tanpa prasyarat' apabila Korut sudah siap.
Juru bicara tersebut menunjukkan, pihak Tiongkok mencatat pernyataan sikap Menteri Luar Negeri Rex Tillerson.
Penyelesaian damai masalah semenanjung melalui dialog dan konsultasi adalah pendirian tegas pemerintah Tiongkok.
Pihak Tiongkok menyambut semua upaya yang bermanfaat untuk meredakan ketegangan dan mendorong dialog.
Berkenaan dengan hal tersebut, pihak Tiongkok mengajukan konsep 'ganda rel' dan usulan 'kedua pihak berhenti untuk sementara'.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/majelis-umum-pbb-akan-mengadaka-pertemuan-darurat_20180101_224446.jpg)