3 Orang Tewas Akibat Tembok Roboh di Apartemen Pakubuwono, Begini Kronologinya
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bismo Teguh Prakoso menyebut jumlah korban tewas ada tiga sementara sisanya terluka.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Sebanyak enam orang menjadi korban tembok roboh di Apartemen Pakubuwono, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (27/12/2017).
Korban
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bismo Teguh Prakoso mengungkapkan jumlah korban tewas ada tiga sementara tiga lainnya terluka.
"Korban enam, terdiri dari tiga luka, tiga meninggal," ujar Bismo.
Dilansir Tribunnews.com, tiga orang yang mengalami luka, diantaranya Aris Suryanto patah pada pergelangan tangan kiri dan kaki kanan.
Heboh! Kabur dari Tugas Polwan Cantik Digerebek di Hotel dengan Suami Orang, Komandan Kaget Lihat Lelakinya
Muklas mendapat luka sobek di kepala sebelah kiri, dan Idris yang mengalami luka lecet di ketiak kiri dan kanan, serta luka sobek di kaki sebelah kiri.
Sementara itu, tiga orang dinyatakan meninggal dunia.
Baca: Ketua DPP Golkar Sebut Masalah Rangkap Jabatan Airlangga Hartanto tak Usah Dibesar-besarkan
Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Mardiaz Kusin Dwihananto menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (26/12/2017) sekitar pukul 20.15 WIB, di Proyek Pembangunan Apartemen Pakubuwono Spring, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
"Sementara, tiga orang meninggal dunia, yakni Adi, Khoirul Ma'sum, dan Dedi Irawan," ujar Mardiaz melalui keterangan tertulisnya, Rabu (27/12/2017).
Kronologi
Berdasarkan keterangan saksi, pada saat sebelum kejadian para korban sedang mengerjakan fabrikasi kayu atau plafon di area podium dan mengerjakan pengecetan di bagian belakang gedung.
Baca ini: Saham Apple Anjlok Pasca Libur Natal, Karena Hal Ini
Sekitar jam 20.15 WIB tiba-tiba bangunan Area Podium mengalami roboh pada bagian tepi podium.