Breaking News:

Top 5 News

Pesulap Asal Indonesia Juara Asias Got Talent hingga Surat SPG yang Dimutilasi Suaminya di Karawang

Beragam peristiwa telah terjadi dalam 24 jam terakhir dan menjadi pembicaraan publik, semuanya terangkum dalam top 5 news, edisi Sabtu (16/12/2017).

Penulis: Lailatun Niqmah
Editor: Lailatun Niqmah
KOLASE/TRIBUNWOW.COM
Top 5 news edisi Sabtu (16/12/2017) 

Asmara tersebut terjalin selama satu tahun.

Keduanya bahkan merupakan penghuni kos yang sama.

"Ya kenal itu sama-sama kos di sini, ya udah jalin hubungan satu tahun sama dia," kenang Kiki.

Namun suatu ketika pasangan kekasih ini mengalami perseteruan.

"Mulanya kita pulang makan malam, tanggal 20 Juli 2016 sekitar pukul 20.00 WIB. Kemudian seperti biasa masuk ke kontrakan diruang parkir, dia masih diatas motor dan saya duduk di kursi," ujar wanita yang akrab disapa Kiki ini, Senin 11 Desember 2017.

Kemudian, handphone kekasihnya itu berdering dan tidak diangakatnya.

Penasaran dengan hal itu, Kiki menanyakan.

Tiba-tiba sang kekasih langsung mengeluarkan senjata api.

"Tidak tahunya dia mengeluarkan senjata api, entah bercanda atau marah, tiba-tiba senjata meletus, rekloset ke motor kemudian ke kaki saya," tuturnya.

Selengkapnya:  Merajut Asmara di Kos, Wanita Ini Menjerit saat Pria Keluarkan Pistolnya, Bikin Merinding!

3. Setya Novanto Siap Beberkan Keterlibatan Ganjar Pranowo dan Yasonna Laoly

Mantan Anggota Komisi II DPR yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjadi saksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (30/3/2017). Selain Ganjar, anggota DPR Agun Gunandjar dan Gubernur BI Agus Martowardojo juga menjadi saksi terkait kasus dugaan korupsi penerapan KTP elektronik dengan terdakwa Irman dan Sugiharto.
Mantan Anggota Komisi II DPR yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjadi saksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (30/3/2017). Selain Ganjar, anggota DPR Agun Gunandjar dan Gubernur BI Agus Martowardojo juga menjadi saksi terkait kasus dugaan korupsi penerapan KTP elektronik dengan terdakwa Irman dan Sugiharto. (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Anggota Tim penasihat hukum Setya Novanto, Firman Wijaya, Jumat (15/12/2017) menyambangi KPK untuk mengkonfirmasi dakwaan perkara korupsi e-KTP yang telah dibacakan Jaksa KPK, pada Rabu (13/12/2017) kemarin kepada kliennya.

Pada awak media di KPK, Firman Wijaya mengaku akan mengonfirmasi terkait hilangnya ‎sejumlah nama seperti Ganjar Pranowo dan Yasonna Hamonganan Laoly di surat dakwaan Setya Novanto.

‎"Prinsipnya, barang siapa yang mendalilkan karena itu menyangkut dakwaan. Semestinya temen-temen KPK-lah yang membuktikan keterlibatan Pak Ganjar dan Pak Yasonna Laoly," ujar Firman.

Terpisah, kuasa hukum Setya Novanto lainnya, Maqdir Ismail juga menyatakan hal serupa.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Tags:
The Sacred RianaMutilasiKarawangSetya NovantoGanjar PranowoPenembakanKekasihPolisiMaqdir Ismail
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved