Airlangga Hartarto Gantikan Setya Novanto sebagai Ketua Umum Golkar
Rabu (13/12/2017) malam, DPP Partai Golkar menggelar rapat pleno di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat.
Editor: Elga Maulina Putri
TRIBUNWOW.COM - Rabu (13/12/2017) malam, DPP Partai Golkar menggelar rapat pleno di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat.
Dalam rapat pleno tersebut, hadir dua kandidat terkuat pengganti Setya novanto sebagai Ketua umum Partai Golkar yaitu Koordinator Bidang Perekonomian DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto dan anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI Azis Syamsudin.
Dilansir dari Tribunnews, keduanya bertemu di aula DPP Partai Golkar sekitar pukul 19.45 WIB.
BACA: Jaksa KPK Menikmati Apa yang Dilakukan Setya Novanto Saat Sidang Perdana
Rapat Pleno Partai Golkar yang berlangsung tertutup itu berlangsung selama kurang lebih tiga jam.
Hasilnya, Koordinator Bidang Perekonomian DPP Partai Golkar sebagai Ketua Umum Partai Golkar secara definitif menggantikan Setya Novanto.
Airlangga menjadi Ketua Umum Partai Golkar yang baru setelah menyisihkan nama-nama lain seperti Azis Syamsudin, Titiek Soeharto, Idrus Marham, dan lain-lain.
“Setelah melalui perdebatan dan pendalaman oleh semua elemen Partai Golkar akhirnya memutuskan pergantian Ketua Umum dari Bapak Setya Novanto kepada Airlangga Hartarto. Jadi bukan pelaksana tugas lagi melainkan Ketua Umum definitif," tegas Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid usai rapat pleno.
BACA: Terungkap Fakta-fakta Perihal Sandiaga Uno yang Pakai Pelembab Bibir saat Dampingi Anies Wawancara
Menurut Nurdin Halid, keputusan untuk mengukuhkan Airlangga Hartarto sebagai ketua umum sudah sesuai aturan partai.
“Itu sesuai Pasal 14 ART di mana pengisian jabatan antar waktu diputuskan melalui pleno dan dilaporkan dalam forum Rapimnas,” ungkap Nurdin Halid.
Sementara itu, keputusan rapat akan diresmikan dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar yang akan diselenggarakan tanggal 19-20 Desember 2017 mendatang.
“Pergantian Ketua Umum ini akan dilaporkan dalam Rapat Pimpinan Nasional pada 18 Desember 2017 dan pengukuhan keputusan rapat pleno akan dilakukan dalam Munaslub di Jakarta pada tanggal 19-20 Desember 2017,” tegas Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid usai rapat pleno. (*)