Breaking News:

Anies Baswedan Temukan Cara Atasi Banjir di Jati Padang, Begini Solusinya

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan telah menemukan solusi untuk menanggulangi banjir di tanggul Jati Padang.

Editor: Lailatun Niqmah
KOMPAS.com/NURSITA SARI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (29/11/2017). 

TRIBUNWOW.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan telah menemukan solusi untuk menanggulangi banjir di tanggul Jati Padang.

Dilansir Tribunnews.com, salah satunya, melakukan penataan permukiman yang berdiri di atas Kali Pulo.

Anies mengatakan, banjir datang akibat menumpuknya rumah di pinggiran kali sehingga pemukiman itu hampir menutupi aliran kali.

"Kita lihat betapa sungainya makin kecil dan sempit dan hilang. Istilahnya hilang jejak," kata Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (13/12/2017).

Anies Baswedan juga telah melakukan pembicaraan dengan warga saat mengunjungi lokasi tanggul Jati Padang.

"Saya bicara karena rumahnya ibu sudah menghalangi aliran sungai dan saya bilang pada beliau ini bukan soal melanggar aturan tapi ibu tega tidak melihat tetangga pada kebanjiran seperti itu tega gak bu," ungkap Anies saat menirukan pembicaraannya bersama warga.

Menurut Anies, warga bersedia mengikuti arahan dari Pemprov DKI.

"Sebaik-baiknya orang, yang berikan manfaat. Lah ibu rumahnya nutupin sungai yang menderita itu tetangga-tetangga deket. Terus dia langsung 'iya pak, iya pak, saya mau pak'," ucap Anies.

Akan tetapi, Anies mengaku belum mengetahui apakah akan merelokasi atau mengurangi jumlah rumah-rumah tersebut.

"Kami belum tahu apakah relokasi atau sekadar kami kurangi," kata Anies.

Untuk penanggulangan jangka pendek, Anies menuturkan, pihak terkait akan mengatur volume air di Setu Babakan.

"Setu babakan ya. Nanti kita akan kontrol, diatur debit airnya, sehingga aliran khusus ke daerah ini bisa dikurangi tanpa membebani daerah lain terlalu berlebihan," kata Anies.

Diberitakan Kompas.com, semakin masuk ke permukiman, lebar kali semakin sempit.

Baca: Sidang Praperadilan juga Diskors, Hakim Kusno Ingin Lihat Rekaman Sidang di Pengadilan Tipikor

Bahkan ada wilayah yang jejak kalinya hilang sama sekali, karena dibangun rumah dan jalan setapak.

Anies mengatakan pemerintah akan menjalankan kewajiban sesuai ketentuan.

Termasuk bila nantinya ada kewajiban ganti rugi.

"Pemerintah pasti akan menunaikan kewajiban keuangan sesuai dengan ketentuan yang ada," kata Anies.

Dia meminta jajaran Dinas Sumber Daya Air, lurah, camat, hingga wali kota mulai meninjau ulang lahan di sana. Anies mengatakan, hal ini merupakan solusi jangka panjang di Jatipadang.

Baca juga: Muka Nasori Kena Aspal Panas Saat Duel, Suami Bu Kades Asal Tegal Jadi Tersangka

Untuk mengatasi masalah penyempitan kali ini, Anies akan kembali berdialog dengan warga setempat.

"Semua akan dipanggil, semua akan bicara, kita dudukkan bahwa rumah-rumah ini bukan sekadar bertentangan dengan aturan, tetapi telah menyengsarakan tetangga-tetangganya sendiri," ujar Anies.

"Jadi bukan sekadar aturan ya. Tetangganya sendiri sengsara, mau diteruskan? Tega? Janganlah," kata Anies Baswedan. (*)

Viral: Seorang Pemuda Mati Demi Eksis di Dunia Maya dan Hadiah, Ternyata Ini Alasannya Ikut Tantangan Maut

Tags:
Anies BaswedanGubernur DKI Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved