Kaleidoskop 2017
Rahasia Terbesar Hidup Ponari Terungkap! Inilah Penuturan Si Bocah Sakti dari Jombang
Rahasia terbesar Ponari, bocah sakti asal Jombang yang membuat ribuan orang berbondong untuk dapatkan kesembuhan dari batu saktinya diungkap!
Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Terlebih jika dikaitkan dengan Ponari yang bisa menyembuhkan dengan menggunakan batu.
Poppy kemudian menjelaskan ekspresi Ponari ketika ditanya mengenai keyakinannya terkait batu ajaib.
Menurut Poppy, tangan dan mulut Ponari menggambarkan jika dirinya tidak yakin dengan kekuatan batu tersebut.
Analisa selanjutnya, Poppy menjelaskan mengenai ekspresi Ponari saat ditanya mengenai ingatannya saat mencelupkan batu ke air milik para pasiennya.
Menurut Poppy, Ponari ingin mengatakan bahwa dirinya benar-benar tidak sadar ketika mencelupkan batu kepada para pasiennya.
Ekspresi selanjutnya, Poppy menyinggung soal cita-cita Ponari.
Menurut Poppy, Ponari memiliki harapan dan keinginan untuk membuat keinginan dan mimipnya terwujud.
Analisa berikutnya, Poppy menyinggung saat Ponari menjalani praktiknya mengobati orang di masa lalu.
Menurut Poppy, Ponari yang saat itu menutup matanya menunjukkan bahwa Ponari merasakan kesedihan karena tidak menjadi dirinya dan berpisah dengan keluarganya.
Poppy juga mengatakan jika Ponari lebih menyukai kondisinya saat ini dibanding kehidupannya di masa lalu.
Rahasia terbesar Ponari terungkap.
Bagaimana ia merasakan kepedihan mendalam saat ia 'terpaksa' harus melewati hari-hari untuk mengobati pasien padahal ia masih dalam usia bermain.
Selain itu ia juga merasakan kepedihan ketika harus berpisah dengan ayahnya, ayahnya yang tak setuju dengan hal tersebut harus berpisah dengan dirinya dan sang ibu.
Rahasia lain adalah soal batu petir, Ponari berupaya meyakinkan kalau saat ia melakukan pengobatan dalam kondisi tak sadar padahal sebaliknya.
Meski agak ragu dengan khasiat batu petir, ia ingin meyakinkan kalau batu tersebut benar-benar memiliki fungsi untuk obati pasien. (TribunWow.com/Fachri Sakti Nugroho)