Usai Dimaki-maki Karena Melanggar Lalu Lintas, Dewi Persik Akan Laporkan Transjakarta ke Polisi
Masalah pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh penyanyi dangdut, Dewi Persik masih berlanjut.
Editor: Claudia Noventa
Dirinya sangat kecewa dengan aksi orang-orang yang ikut terlibat dan merekam peristiwa tersebut.
Menurut Depe, orang-ornag tersebut malah mencacinya ketimbang mencari informasi yang benar saat kejadian.
Apalagi, saat itu di dalam mobil Depe sedang ada seseorang yang sesak napas.
"Malah bilang 'gua engga mau tahu, polisinya mana'. Polisi yang jaga di situ malah bersikap baik. Makanya kami minta rekaman CCTV. Aku keluar dari mobil karena Aa (Angga Wijaya, suami Depe) udah didorong-dorong orang," katanya.
Depe tidak akan takut untuk membuktikan bahwa pihaknya tidak bersalah dan tidak akan gentar menghadapi instasi pemerintah.
"Kan kita tinggal di negara hukum. Apa iya karena saya selebriti, terus mereka membela diri dan menutupi kesalahannya. Ya aku minta tolong ke masyarakat dong, kami ngomong di sini. Aku udah capek difitnah, pemberitaan yang enggak-enggak, kan enggak boleh, ngomong harus ada bukti," ucap Depe.
Tak main-main dengan laporannya, Depe istri Angga Wijaya itu bahkan mengaku sudah memiliki dua bukti yang akan diserahkan pada pihak kepolisian.
"Buktinya lengkap. Kami buktinya sudah kuat, video itu (video peristiwa di jalur Transjakarta yang beredar di media sosial), terus (rekaman) CCTV (kamera pengawas)," ujar Dewi lewat sambungan telepon, Senin.
"Saya lihat CCTV supaya tahu siapa yang mendorong dan memaki terlebih dahulu. Kami enggak akan pernah takut kalau bener. Memutarbalikkan fakta mereka," kata Depe.

Masalah antara Depe dan petugas Transjakarta tersebut diketahui dari beredarnya sebuah video yang memperlihatkan percekcokan antara mereka di jalur Transjakarta.
Peristiwa itu terjadi depan Mal Pejaten Village, Jakarta Selatan, Jumat lalu (24/11/2017).
Awalnya, Depe dan Angga dikabarkan meminta izin masuk ke jalur Transjakarta karena seorang asisten Depe mengalami sesak napas dan harus segera dibawa ke rumah sakit.
Sementara, sang petugas tak membolehkan mobil Depe melewati jalur transjakarta karena sesuai aturan selain Transjakarta, hanya kendaraan darurat saja yang bisa masuk jalur itu.
Dalam video tersebut juga terlihat beberapa pengendara lain, di antaranya diduga pengemudi ojek online, ikut membela petugas Transjakarta yang melarang Depe melewati jalur.