Breaking News:

Satpam McDonald's Paksa Pelanggan Lepas Jilbab, Begini Nasibnya Kini!

McDonald's telah meminta maaf setelah insiden seorang wanita Muslim mengeluh bahwa ia diminta melepas jilbabnya oleh satpam restoran.

Penulis: Galih Pangestu Jati
Editor: Galih Pangestu Jati
PA
Ilustrasi 

TRIBUNWOW.COM - McDonald's telah meminta maaf setelah insiden seorang wanita Muslim mengeluh bahwa ia diminta melepas jilbabnya oleh satpam restoran.

Dilansir dari The Guardian, seorang siswi berusia 19 tahun yang tidak disebutkan namanya itu pun menceritakan kronologinya.

Ia dihentikan di McDonald's London Utara oleh seorang satpam.

Sang satpam pun meminta gadis tersebut untuk melepas jilbabnya.

Saat dia menolak, ia mengatakan penjaga tersebut tampak kaget dan terus menginterogasinya.

Sang siswi pun memutuskan untuk merekam kejadian tersebut menggunakan telepon genggamnya.

Rekaman tersebut diunggah temannya di Twitter dan menjadi viral.

Dalam video viral tersebut, tampak seorang wanita yang merupakan seorang Muslim Inggris keturunan Timur Tengah sedang bertanya kepada penjaga mengapa ia tidak diperbolehkan masuk.

Sang satpam pun menjawab, "Ini hanya masalah melepasnya."

Sang gadis tak terima dan mengatakan bahwa tidka sesederhana itu.

Sebab, ia mengenakan jilbab karena alasan agama.

"Ini bukan hanya masalah melepasnya. Saya memakai ini karena alasan agama dan saya tidak malu karenanya, dan saya akan antri dan saya akan mendapatkan makanan yang saya inginkan, karena ini tidak apa-apa, "balasnya.

Seorang anggota publik turun tangan untuk memberi tahu petugas keamanan bahwa dia tidak dapat meminta wanita tersebut untuk melepaskan jilbabnya.

Namun, sang petugas malah tak mengacuhkannya.

"Bukan urusanmu!" jawab sang satpam.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Tags:
InggrisLondonThe Guardian
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved