Penyanderaan Kelompok Bersenjata di Papua, 2 Brimob Tertembak
Dua orang Brimob tertembak dalam aksi penembakan yang dilakukan oleh kelompok bersenjata di Papua, satu diantaranya tewas
Editor: Lailatun Niqmah
Menanggapi suasana Papua yang dianggap kian memanas, Brimob Kaltim mengirimkan personel sebanyak 2 Satuan Setingkat Kompi (SSK).
Hal tersebut diungkap oleh Komandan Sautan Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Mulyadi.
"Mereka akan bertugas selama 6 bulan di sana (Papua)," katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, penyanderaan oleh kelompok bersenjata ini lokasinya dekat dengan area Freeport.
Warga setempat dilarang keluar dari kampung tersebut oleh kelompok bersenjata.
"Kita kirim 2 kompi, mereka bertugas selama 6 bulan setelah itu kita tarik kembali. Tugasnya untuk menjaga kondisi kamtibmas di Papua. Maka dilakukan penebalan dari Kalimantan Timur sebelumnya juga sudah berangkat dari Kalteng dan Jakarta," ungkapnya.
Pemberangkatan ke Papua lanjut Mulyadi rencananya dilakukan pada 28 November 2017.
Personil Brimobda Polda Kaltim sudah dipersenjatai perlengkapan di selama di hutan.
Tak hanya itu, pasukan yang dikirim juga telah mengkuti latihan perang dengan medan kota dan hutan.
"Latihan perang kota maupun perang hutan sudah kita lakukan. Seperti di Poso dan Papua kita membutuhkan pasukan berkemampuan pertempuran hutan, dan itu sudah kita latih di Brimob," ucapnya. (*)