Nama Egy Maulana Vikri Semakin Dikenal, Sekolah Sepak Bola Sang Ayah Laris Manis!
Egy Maulana Vikri memang menjadi nama yang belakangan ini diperbincangkan para pendukung suporter Indonesia.
Penulis: Claudia Noventa
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Egy Maulana Vikri memang menjadi nama yang belakangan ini diperbincangkan para pendukung suporter Indonesia.
Egy memukau banyak orang dengan kemampuannya dalam mengolah bola.
Pemain asal Medan itu kini semakin populer dan dikenal banyak orang sejak memperkuat Timnas U-19 Indonesia.
• LIVE STREAMING Kualifikasi Piala Asia 2018: Timnas U-19 Korea Selatan Vs Timnas U-19 Indonesia
Ternyata tak hanya Egy yang mendapatkan keuntungan tersebut.
Orangtua Egy, Syariffudin dan Aspiyah, juga merasakan berkah dari popularitas yang didapatkan putra keduanya itu.
Tim Bolasport.com mendapatkan kesempatan langsung untuk bertemu dengan orangtua Egy di rumah sekaligus tempat usaha mereka, di Jalan Asoka 1 Pasar 1 Asam Kumbang, Medan.
Mereka datang ke rumah Egy didampingi oleh Ketua Umum BLiSPI Pusat, Subagja Suihan.
"Sudah pak, tidak usah dandan. Yang datang dari BOLA, teman kita," ujar Subagja membuka pembicaraan sekaligus menggandeng Syarifudin untuk bertemu tanpa perlu mengganti baju.
Pertemuan itu terjadi dalam suasana akrab lantaran kedekatan Subagja dengan orangtua Egy.
Ayah Egy menceritakan kisah awal mula Egy bermain sepak bola, yaitu dari Sekolah Sepak Bola (SSB) Macan Kumbang yang dimiliki dan dikelolanya hingga saat ini.
Ternyata semenjak nama Egy hangat diperbincangkan membuat SSB Macan Kumbang menjadi banyak peminat.
Syarifudin mengungkapkan muridnya di SSB kini semakin meningkat.
"Ya, dari SSB Macan Kumbang-lah Egy dan kakaknya, Yusrizal Muzakki, memulai karier sepak bola," ujarnya.
"Kesuksesan Egy membuat anak-anak Medan banyak yang ingin bergabung ke Asam Kumbang. Sebelumnya murid kami hanya 50 anak, sekarang sudah hampir 200 anak," lanjut Syarifudin.
Meski SBB Macan Kumbang mulai dilirik banyak orang, Syarifudin mengungkapkan tidak ingin memanfaatkan kesempatan.
Dirinya tidak ingin menaikkan tarif SBB lantaran ingin anak-anak lainnya juga memiliki kesempatan berlatih sepakbola sama seperti Egy.
"Saya tidak menaikkan dana pendaftaran, masih sama seperti sebelumnya. Saya ingin apa yang dialami Egy bisa juga dialami anak-anak di sini. Jangan sampai karena biaya dinaikkan, anak-anak tidak bisa berlatih di Asam Kumbang," tambahnya.
Namun, masih ada sedikit hambatan yang dilewati SBB Macan Kumbang saat ini yaitu masalah lapangan.
Hingga saat ini SSB Macan Kumbang masih meminjam lapangan milik Yonkav Medan bersama klub Naga Karimata.
Selain itu orangtua Egy juga mengungkapkan harapan mereka mengenai karier sang anak.
"Senang dengan perjalanan karier Egy sekarang, saya harap kariernya bisa berjalan mulus hingga mimpi kami agar Egy ke Eropa bisa terwujud," ujar Syariffudin.
"Sama seperti bapak, biarkan Egy bisa mewujudkan mimpinya bermain di Eropa dan tidak diganggu oleh hal-hal lain di luar sepak bola. Sudah banyak pemain berbakat yang gagal ketika di usia profesional karena hal diluar sepak bola," tambah ibu pemain 17 tahun itu.
• Ayo Dukung Timnas U-19 di Kualifikasi Piala Asia 2018, Ini Jadwal Lengkap Siaran Langsungnya!
Ibu Egy juga sempat mengungkapkan makanan kesukaan putranya jika pulang ke rumah.
"Egy paling suka sambal lele dan sambal teri. Itu yang dia cari saat pulang ke rumah," ujar Aspiyah.
(TribunWow.com/Claudia N)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/egy-maulana-vikri_20170922_175210.jpg)