Istri Choirul Huda Sebut Coach Aji Santosa, ''Kemarin Dikasih Kesempatan Kok Tiba-tiba. . .''
Kiper Persela Lamongan, Choirul Huda, meninggal dunia saat berlaga melawan Semen Padang.
Editor: Galih Pangestu Jati
TRIBUNWOW.COM - Duka mendalam datang dari dunia persepakbolaan tanah air.
Kiper Persela Lamongan, Choirul Huda, meninggal dunia saat berlaga melawan Semen Padang.
Choirul Huda mengembuskan napas terakhir setelah mengalami benturan keras dengan rekan setimnya, Ramon Rodrigues.
Pertandingan yang digelar di Stadion Surajaya Lamongan pada Minggu (15/10/17) itu pun menjadi laga terakhir Huda.
Dada Huda terkena benturan kaki Ramon ketika sama-sama mengamankan gawang dari serangan pemain Semen Padang.
Ia lalu terjatuh dan tak sadarkan diri hingga dibawa ke RSUD Dr Soegiri untuk mendapat perawatan.
Sayangnya, nyawa Choirul Huda tak tertolong.
Kepergian pria kelahiran 1979 untuk selama-lamanya ini jelas menimbulkan luka mendalam bagi keluarganya.
Terutama bagi istrinya, Lidya Anggraeni, yang selama ini mendukung sang suami.
Saat ditemui TribunJatim.com di rumah duka, Lidya tampak bersedih sambil beberapa kali mengusap air mata.
Hal yang sama juga terlihat dari ibunda Lidya sekaligus ibu mertua almarhum Choirul Huda.
Lidya tak menyangka keputusan Coach Aji Santoso menurunkan Choirul Huda menjadi laga terakhir untuknya.
Pasalnya, selama ini Choirul Huda lebih sering menjadi cadangan ketika Persela FC dilatih Aji.
"Kemarin dikasih kesempatan, kok tiba-tiba, kok tumben," ujar Lidya di rumah duka, Senin (16/10/2017).
"Tumben coach Aji kasih kesempatan ke suami saya untuk turun," sambungnya.