Breaking News:

Keluarga Tak Percaya Jika Polisi Banyuasin Bunuh Diri Tembak Kepala Karena Gagal Nikah

"Maaf atas semuanya selamat tinggal," bunyi postingan terakhir Bripda Azan Fikri di Facebooknya sebelum ditemukan tewas.

Tayang:
Penulis: Dhika Intan Nurrofi Atmaja
Editor: Dhika Intan Nurrofi Atmaja
Facebook
Postingan Bripda Azan Fikri sebelum bunuh diri 

TRIBUNWOW.COM - Bripda Azan Fikri beberapa waktu belakangan jadi pembicaraan.

Hal tersebut lantaran aparat Polsek Sungai Lilin ini ditemukan meninggal dunia dalam keadaan mengenaskan.

Azan ditemukan bersimbah darah dan tak lagi bernyawa dalam kendaraan pribadinya pada Senin (9/10/2017) siang.

Di kepala aparat kepolisian ini juga ditemukan bekas luka tembak.

Kasus Ke-4 Penemuan Bayi, Ditemukan dalam Kardus, Setelah Diperiksa Ada Tulisan Ini di Tangannya

Sementara itu, pada tangan korban juga ditemukan senjata api.

Berkaitan dengan penemuan tersebut, Bripda Azan pun diduga nekat menghabisi nyawanya sendiri menggunakan senjata api tersebut.

Anggota polisi Polsek Sungai Lilin yakni Bribda Azan Fikri ditemukan tewas dalam kondisi kepala tertembus peluru, Senin (9/10/2017) sekitar pukul 02.00 Wib, di Dusun VI Rawa Bening Desa Tri Tunggal, Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Banyuasin
Anggota polisi Polsek Sungai Lilin yakni Bribda Azan Fikri ditemukan tewas dalam kondisi kepala tertembus peluru, Senin (9/10/2017) sekitar pukul 02.00 Wib, di Dusun VI Rawa Bening Desa Tri Tunggal, Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Banyuasin (Sriwijaya Post/IST)

Sebelum ditemukan tewas dengan cara tragis, Azan Fikri ternyata sempat memposting suatu unggahan di laman Facebooknya.

Pria bertubuh gagah tersebut menuliskan kalimat yang seolah mengisyaratkan perpisahannya dengan orang-orang tersayang.

Polisi Bunuh Diri Tembak Kepala Usai Temui Calon Mertua, Insiden No 5 Jadi Sebab?

"Maaf atas semuanya selamat tinggal," tulis Fikri sekitar 17 jam sebelum ditemukan tewas.

Postingan Bripda Azan Fikri sebelum bunuh diri
Postingan Bripda Azan Fikri sebelum bunuh diri (Facebook)

Adapun, dijelaskan Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara sebagaimana dikutip dari Sriwijaya Post aksi nekat yang dilakukan Azan Fikri tak ada hubungannya dengan masalah pekerjaan.

Justru, dikatakannya, hal yang menjadi penyebab adalah masalah pribadi antara Azan dengan Resti.

Diduga, Bripda Azan kecewa lantaran gagal menikahi wanita pujaannya tersebut.

Berprofesi Sebagai Dokter Bedah Plastik, Pria Ini Permak Tubuh sang Istri, Hasilnya Bikin Syok!

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Tags:
Bripda Azan FikriKabupaten BanyuasinSumatera Selatan
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved