"Tersenyumlah dan Dunia Akan Ikut Tersenyum," Apakah Kalimat Itu Omong Kosong?
Tersenyumlah, dan dunia akan ikut tersenyum. Kalimat ini ternyata bukan omong kosong.
Editor: Maya Nirmala Tyas Lalita
TRIBUNWOW.COM - Tersenyumlah, dan dunia akan ikut tersenyum.
Kalimat ini ternyata bukan omong kosong.
Pernahkah Anda bertemu muka dengan seseorang, lalu dia tersenyum, dan tanpa disadari Anda ikut tersenyum?
Hal seperti itu ternyata terjadi di seluruh belahan dunia.
Entah apa alasan dan sebabnya, jika kita diberi senyuman, kita secara otomatis akan membalasnya.
Nah pada Hari Senyum Internasional yang jatuh pada Jumat pertama tiap Oktober, para ilmuwan mengungkap alasannya.
22 Tahun Ditutup, Pria Ini Memberanikan Diri Masuk ke Lorong di Mall, yang Ditemukan Mengejutkan
Ini akan menjawab pertanyaan: benarkah senyuman itu menular?
Menurut study yang dipublikasikan di journal Trends in Cognitive Sciences, jawabannya barangkali iya, senyum bisa menular.
Dalam bagian risetnya, psikolog Paula Niedenthal dan Adrienne Wood mencari tahu mengapa kita sering menirukan ekspresi wajah seseorang yang berbicara kepada kita.
Menariknya, salah satu kesimpulan yang didapat adalah bahwa kita cenderung memasang raut yang sama saat berkomunikasi dengan orang lain.
Contohnya, saat seorang teman menyampaikan kabar baik dengan wajah gembira, kita secara tak sadar akan menunjukkan emosi yang sama lewat ekspresi wajah.
Ada Uang Nyasar Rp 22 Juta di Rekeningnya, Ayah dan Anak Dapat Karma dan Pelajaran
Dengan begitu, kita akan lebih bisa merasakan emosinya.
“Melalui ekspresi yang sama, kita akan bisa memberi penilaian lebih baik terhadap apa yang disampaikan seseorang,” jelas Niedenthal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi-wajah-cerah_20171005_175404.jpg)