HUT TNI Ke-72, Viral Video Pidato Bung Karno Ingatkan Angkatan Perang Tak Boleh Ikut Politik
Tepat di hari peringatan HUT TNI ke-72, beredar viral video pidato Bung Karno. Bung Karno mengingatkan agar angkatan bersenjata tidak perlu berpolitik
Penulis: Wulan Kurnia Putri
Editor: Wulan Kurnia Putri
TRIBUNWOW.COM - Tentara Nasional Indonesia (TNI) memperingati hari jadinya, Kamis (5/10/2017).
Dikutip dari Wikipedia, pada awal dibentuk, TNI bernama Tentara Keamanan Rakyat (TKR), kemudian pernah berganti nama menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI).
Pada masa Orde Baru, ketika Presiden Soeharto berkuasa, TNI ikut serta dalam dunia politik di Indonesia.
Keterlibatan militer dalam politik adalah bagian dari penerapan konsep Dwifungsi ABRI, yakni menjaga keamanan dan ketertiban negara, serta memegang kekuasaan dan mengatur negara.
• HUT TNI Ke-72 - 5 Tentara Ganteng yang Jumlah Followers Membludak, No 2 Pesonanya Susah Ditolak
Kini, calon Panglima TNI harus diajukan Presiden dari Kepala Staf Angkatan untuk mendapat persetujuan DPR.
Hak politik TNI pun dihilangkan serta dwifungsi ABRI dihapus.
Namun belum lama ini, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo disebut-sebut melakukan manuver politik.
Peryataan soal 5.000 pucuk senjata yang dipesan oleh institusi di luar TNI dan nonton film G30 S/PKI dinilai sebagai upaya manuver politik Gatot Nurmantyo.
• 4 Seleb Cantik Ini Menikah dengan TNI, Begini Kabarnya Sekarang, No 3 Ditawari Jadi kepala Daerah
Namun Gatot Nurmantyo menepis pendapat tersebut.
Gatot Nurmantyo menegaskan bahwa saat ini ia tidak pernah bermain atau bermanuver dibidang politik.
Panglima mengatakan, ia tidak sama sekali mengurusi masalah politik di Indonesia.
"Saya tidak mengurusi bidang politik kok. Saya mengurusi bidang keamanan yang berkaitan dengan kedualatan," kata Gatot Nurmantyo saat ditemui disela-sela acara Pagelaran Wayang NKRI, di halaman Museum Fatahilah, Kota Tua, Jakarta Barat, Jumat (29/9/2017) malam, seperti dikutip dari Tribunnews.com.
• HUT TNI Ke-72 - 5 Tentara Ganteng yang Jumlah Followers Membludak, No 2 Pesonanya Susah Ditolak