Breaking News:

Cara Cerdas Marsiyam Nekat 'Rayu' Presiden Jokowi agar Dapat Sepeda, Ini yang Terjadi Selanjutnya

Ada yang unik saat kunjungan Presiden Joko Widodo di Kota Salatiga. Ada Marsiyam yang 'nekat' rayu Presiden agar bawa pulang sepeda untuk cucunya.

Penulis: Rimawan Prasetiyo
Editor: Rimawan Prasetiyo
FACEBOOK/PRESIDEN JOKO WIDODO/KOLASE TRIBUNWOW.COM
Marsiyam nekat 'merayu' Presiden Jokowi agar diberi hadiah sepeda. Ini yang terjadi berikutnya. 

TRIBUNWOW.COM, SALATIGA - Ada yang unik saat kunjungan Presiden Joko Widodo di Kota Salatiga. Ada Bu Marsiyam yang 'nekat' rayu Presiden agar bawa pulang sepeda untuk cucunya, Senin (2/10/2017).

Momen unik terekam pada video liputan oleh Tim Pers Setpres yang diunggah di akun Facebook resmi milik Presiden Jokowi, Sabtu (30/9/2017).

Peristiwa ini sebenarnya sudah terjadi pada Senin (25/9/2017) lalu tapi baru sempat dipublikasikan Tim Pers Setpres 5 hari kemudian.

Saat itu Presiden Jokowi sambangi Salatiga, lokasi acara tepatnya di SMA Negeri 3 Salatiga di Kelurahan Sidorejo, Kota Salatiga.

Paul Naffi Tewas Dibacok di Leher, Hanya Dalam Hitungan Jam Pelaku Diringkus!

Di situ Presiden Jokowi bagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Program Keluarga Harapan (PKH).

Presiden Joko Widodo temui warga di Posko Tanggap Darurat Erupsi Gunung Agung, di Kabupaten Karangasem, Selasa (26/9/2017).
Presiden Joko Widodo temui warga di Posko Tanggap Darurat Erupsi Gunung Agung, di Kabupaten Karangasem, Selasa (26/9/2017). (Biro Pers Setpres)

Sebanyak 675 pelajar terima KIP dan 1.500 keluarga memmeroleh Kartu PKH.

Para pelajar menerima bantuan sebesar Rp 450 ribu per tahun untuk tingkat SD, sementara tingkat SMP mendapat bantuan Rp 750 ribu dan SMA/SMK Rp 1 juta.

Presiden dengan tegas menjelaskan kalau dana tersbeut untuk keperluan sekolah seperti membeli buku, tas, sepatu dan seragam sekolah.

 7 Pose Giorgino Abraham & Irish Bella Saat Sesi Pemotretan, Nomor 4 Bikin Melongo

Ia bahkan mewanti-wanti kalau ketahuan untuk beli yang bukan peruntukannya seperti pulsa atau rokok maka KIP akan dicabut.

Momen lucu Bu Marsiyam

Marsiyam (63) sukses memicu tawa khalayak di momen pertemuan antara Presiden Jokowi dengan warga penerima bantuan PKH maupun pelajar yang menerima KIP.

Awalnya Marsiyam ditanya-tanya Presdien Jokowi tentang uang PKH yang diterima digunakan untuk apa.

Usai Menangis, Nafa Urbach Tak Akan Hadir di Sidang Berikutnya, Ini Fakta-fakta Sidang Pertamannya!

Beberapa jawaban Marsiyam memicu tawa.

Setelah selesai tampaknya Presiden Jokowi sedikit terganggu dengan percakapan Marsiyam dengan beberapa menteri.

Percakapan dan tawa mereka terdengar hingga ditanya Presiden Jokowi.

Marsiyam lalu nekat bilang kalau ingin diberi hadiah sepeda oleh Presiden Jokowi untuk cucunya.

Masih Kencang dan Seksi Meski Usia 50 Tahun, Mama Hadi Masih Kuat Lakukan Ini

Presiden yang menjumpai kenekatan Marsiyam, berani, blak-blakkan 'merayu' agar dapat sepeda akhirnya luluh.

Dan Marsiyam dipersilakan untuk mengambil sepeda untuk cucunya.

Presiden RI Joko Widodo melambaikan tangan kepada warga Bogor dalam acara Cap Go Meh, Kamis (5/3/2015). Dalam acara itu, Jokowi hadir ditemani Ibu Negara Iriana, serta sejumlah pejabat lainnya. K97-14(KOMPAS.com/RAMDHAN TRIYADI BEMPAH)
Presiden RI Joko Widodo melambaikan tangan kepada warga Bogor dalam acara Cap Go Meh, Kamis (5/3/2015). Dalam acara itu, Jokowi hadir ditemani Ibu Negara Iriana, serta sejumlah pejabat lainnya. K97-14(KOMPAS.com/RAMDHAN TRIYADI BEMPAH) ((KOMPAS.com/RAMDHAN TRIYADI BEMPAH))

Di akhir video tampak sepeda yang digunakan cucu Marsiyam membantu sang nenek membawa pisang.

Pisang tersebut untuk membuat pisang goreng. marsiyam merupakan penjual pisang goreng.

Pasca Ada Siswi SMA Melahirkan di Toilet, Sekolah di Bangka Barat Gelar Tes Kehamilan, Hasilnya. . .

Berikut postingan di akun Presiden Jokowi.

Saya bertemu Ibu Marsiyam dalam kunjungan kerja ke Salatiga, Jawa Tengah, Senin 25 September lalu.

Usianya 63 tahun, sehat dan sehari-hari berjualan pisang goreng.

Sebagai penerima bantuan Program Keluarga Harapan, Ibu Marsiyam, hendak menggunakan uangnya untuk membeli sepatu, pakaian seragam, dan keperluan sekolah lain untuk cucu-cucunya."

Hari Kesaktian Pancasila, Jokowi Tak Ingin Sejarah Kelam Terulang Kembali

“Hanya buat beli sepatu dan seragam? Buat apa lagi?” saya bertanya kepadanya.

“Ya sudah, itu,” jawabnya. Saya masih menunggu jawabannya, tapi ditatapnya wajah saya: “Ya, apa?” Mungkin sedikit kesal. “Habis, katanya kalau buat beli garam dan gula tidak boleh.”

Ya, boleh dong. Uang PKH boleh digunakan untuk perbaikan gizi anak sekolah, misalnya untuk membeli telur, susu, daging dan lain-lain di luar seragam sekolah.

Tapi rupanya ini masalahnya: “Cucu saya tidak suka makan daging.”

Menyentuh Hati! Polisi Wanita Menyusui Bayi Terdakwa yang Menangis di Pengadilan

Ya sudah. Sepedanya boleh diambil.

Program Keluarga Harapan berupa bantuan Rp1.890.000 mungkin tak akan menghapus semua kesulitan hidup Ibu Marsiyam.

Tapi setidaknya, PKH membantunya untuk memelihara semangat dan harapan akan masa depan cucu-cucunya. (TribunWow.com/Rimawan Prasetiyo)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Presiden JokowiSalatigaProgram Keluarga Harapan (PKH)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved