Bisnis Pria Ini Kontroversial dan Kejam, Lihat Aksinya Sungguh Bikin Geram!
Mirisnya, praktik tersebut bahkan dilakukan di tempat yang tak higienis dan dengan biaya murah.
Penulis: Ekarista Rahmawati Putri
Editor: Tinwarotul Fatonah
TRIBUNWOW.COM - Para pecinta binatang pasti geram bila melihat praktik ilegal pemotongan pita suara anjing yang terjadi di China ini.
Yak, sebuah video viral mengungkap sebuah fakta miris di mana ada praktik ilegal pemotongan pita suara anjing.
Praktik ilegal ini memastikan bahwa anjing tidak akan lagi mengganggu tetangga.
Metode pembedahan yang disebut de-barking ini dilakukan agar anjing-anjing itu tak bisa menggonggong lagi.
4 Fakta Pembunuhan Juragan Bakso di Cipondoh, Pelaku Adalah Karyawan yang Ternyata Selingkuhannya!
Pembedahan ini menghilangkan jaringan di sekitar laring yang mengakibatkan suara gonggongan terdengar parau dan lebih pelan.
Jika prosedur yang dilakukan salah, risikonya akan mengakibatkan anjing susah bernapas, tersedak, luka kronis, bahkan kematian.
Mirisnya, praktik tersebut bahkan dilakukan di tempat yang tak higienis dan dengan biaya murah.
Dilansir dari Shanghaiist, ada sebuah video yang memperlihatkan seorang "dokter hewan"memotong pita suara anjung di pinggir jalan.
Diketahui "dokter hewan" itu memang tak berlisensi atau tidak benar-benar merupakan dokter hewan.
Pria itu rupanya sedang melakukan bisnis 'de-barking' di sebuah kios di kawasan pasar burung dan bunga di Chengdu, China.
Dalam video itu juga tampak sejumlah pemilik anjing membawa anjing mereka untuk dibedah.
Mereka berharap agar "dokter hewan" itu bisa membantu menenangkan anjing-anjingnya.
Sebelum memotong pita suara, pria tersebut pertama kali memberi anestesi atau obat bius agar anjing tidur.
Kemudian, asistennya membantu membuka mulut anjing itu dengan lebar.
Sementara dia memasukkan sepasang gunting yang terlihat ada darahnya, lalu memotong laring anjing.
Prosedur ini hanya memakan waktu lima menit hingga selesai.
Dan pemilik anjing hanya perlu mengeluarkan biaya sekitar 50 sampai 100 yuan (Rp 100ribu - 200ribu).
Menurut Business Daily Chengdu, pria tersebut mengaku dia mengetahui cara pembedahan de-barking setelah membuka toko hewan peliharaan beberapa tahun yang lalu.
Yang mengejutkan, ternyata pria itu tidak memiliki lisensi sebagai dokter hewan atau tidak memenuhi syarat untuk melakukan prosedur pembedahan.
Selain itu, terlihat pula kondisi mengerikan di kios yang dipakai pria tersebut.
Saat melakukan prosedur itu, alat dan jarumnya tidak disterilkan atau dibersihkan terlebih dahulu.
Sementara itu, darah anjing berceceran dan tampak kapas bekas hanya dibuang begitu saja di bawah kakinya.
Ternyata hukum di China juga melarang prosedur operasi seperti itu dilakukan di pinggir jalan.
Pria itu lalu diperintahkan untuk menghentikan bisnis ilegalnya dan meninggalkan pasar itu.
Sementara itu polisi tengah melakukan penyelidikan.
Sebenarnya prosedur "de-barking" ini masih sangat kontroversial dan dianggap kejam, tidak manusiawi oleh banyak pecinta hewan.
Meski bertujuan untuk menenangkan anjing, namun ini biasanya merupakan pilihan terakhir bagi pemilik anjing.
Namun, bila benar dilakukan, prosedurnya harus dilakukan oleh dokter hewan yang berkualifikasi dan dilakukan di tempat yang higienis dan steril.
(TribunWow.com/Ekarista Rahmawati P.)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/bisnis-kontroversial_20170919_182455.jpg)