Halimah Yacob Bisa Saja Bukan Presiden Jika Kejadian Buruk saat SMA Ini Terjadi
Halimah Yacob catat sejarah, ia wanita pertama sekaligus Muslim pertama yang jadi Presiden Singapura. Ternyata masa lalunya penuh kesulitan hidup.
Penulis: Rimawan Prasetiyo
Editor: Rimawan Prasetiyo
TRIBUNWOW.COM, SINGAPURA - Halimah Yacob (63) catat sejarah, ia wanita pertama sekaligus Muslim pertama yang jadi Presiden Singapura. Ternyata masa lalunya penuh kesulitan hidup, Rabu (13/9/2017).
Halimah menjadi perbincangan publik.
Warga Singapura tak perlu untuk melakukan pemungutan suara lantaran ia merupakan satu-satunya kandidat yang memenuhi syarat menjadi Presiden Singapura.
Ia menjadi inspirasi bagi wanita-wanita di dunia karena masa lalunya yang berliku, penuh kesulitan hidup tapi Halimah akhirnya berhasil melaluinya bahkan cetak rekor menjadi presiden wanita pertama di Singapura.
Usai Gelar Resepsi, Raisa dan Hamish Daud akan Honeymoon ke Negara Ini?
Masa lalunya panjang dan berliku, tak hanya kesulitan hidup, tapi ia seakan memiliki peristiwa-peristiwa sulit dalam hidupnya yang hampir mengubah sejarah.

Untung saja momen yang ia sebut paling buruk sepanjang hidup saat SMA tak terjadi.
Bila terjadi mungkin saja nama Halimah tak ada di catatan sejarah.
Halimah bisa saja tak menjadi Presiden Singapura, ia hanya orang biasa dari seorang ibu yang berjualan nasi Padang menggunakan gerobak.
Hamil 7 Kali dan Tak Dapat Anak Laki-laki, Pasangan Ini Malah Harus Berurusan dengan Polisi!
Berikut beberapa poin penting perjalanan hidup Halimah seperti dikumpulkan oleh Kontributor Kompas.com di Singapura.
1. Ayah meninggal
Kehidupan sulit pernah dialami oleh Presiden terpilih Singapura Halimah Yacob.
Ia hidup pas-pasan saat kecil terutama saat ayahnya meninggal dunia ketika Halimah baru berumur delapan tahun.
Pevita Pearce Unggah Foto Bersama Pria, Netizen: Apakah Akan Jadi Hari Patah Hati Nasional Part 2?