Saat ''Dua Aset'' Indonesia Digondol Australia dan Malaysia, Jokowi Kena Imbasnya!
Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara soal liarnya media sosial yang ada di Indonesia.
Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Galih Pangestu Jati
TRIBUNWOW.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara soal liarnya media sosial yang ada di Indonesia.
Presiden asal Solo ini mengemukakan, media mainstream lebih mudah dikendalikan dibanding media sosial.
Ia menambahkan, jika kita memiliki platform sendiri mungkin media sosial bisa dikendalikan.
Namun hampir semua negara tidak bisa mengendalikan arus yang kencang di media sosial.
“Semua menanyakan kepada saya. Yang deket-deket saja, Singapura, Malaysia, yang agak jauh, Iran, Presiden Ghani menyampaikan kepada saya. Saya juga kaget media sosial begitu sangat terbukanya dan semua nyampaikan secara terbuka apa adanya di media sosial,” ungkap Jokowi saat memberikan Orasi Ilmiah pada Upacara Dies Natalis ke-60 (1957-207) Universitas Padjadjaran (Unpad), di Grha Sanusi Hardjadinata, Bandung Jawa Barat, Senin (11/9/2017) siang dikutip dari laman Setkab.
Teuku Wisnu Dikabarkan Poligami, Shireen Sungkar Beri Tanggapan Seperti Ini
Jokowi menilai, ujaran kebencian yang berisi fitnah, celaan dan berita bohong lah yang harus dihentikan, sehingga media sosial dapat digunakan untuk hal-hal yang positif.
“Inilah yang harus kita arahkan,” ujarnya.
Dikomplain soal Raisa dan Laudya Cynthia Bella
Jokowi juga bercerita mengenai kejadian lucu yang dialaminya di media sosial terkait Raisa dan Laudya Cynthia Bella.
Ia mengaku mendapat banyak pengaduan dari netizen soal pernikahan kedua artis cantik tersebut.
“Pak Presiden ini satu lagi aset Indonesia lepas ke tangan asing, karena ternyata suaminya orang Australia,” ungkapnya.
Belum sempat dijawab, ia menambahkan sudah muncul lagi aduan kepadanya.
Dikira Pakai Piyama saat Hadiri Ulang Tahun Anak Krisdayanti, Nindy Ayunda Jadi Sasaran Netizen
“Pak ini satu lagi Pak aset Indonesia lari ke tangan asing. Siapa lagi ini? Itu Pak, Laudya Cynthia Bella dinikahi orang Malaysia,” kata Jokowi.