Breaking News:

4 Fakta Penemuan Mayat di Lereng Gunung Kelud, Korban Tewas Dihabisi oleh Anak Punk!

Warga di lereng Gunung Kelud, Kediri dibuat geger dengan ditemukannya jasad seorang pria.

Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
Tribun Jatim/Surya/Mohammad Romadoni
Jasad korban pembunuhan di hutan Kecamatan Ngancar. 

TRIBUNWOW.COM, KEDIRI - Warga di lereng Gunung Kelud, Kediri dibuat geger dengan ditemukannya jasad seorang pria.

Saat ditemukan di hutan lereng Gunung Kelud, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Selasa (5/9/2017) kondisi jasad pria yang adalah korban pembunuhan ini dalam keadaan membusuk.

Melansir dari Tribun Kediri, diketahui, seluruh wajah dan leher korban menghitam dan nyaris tidak bisa dikenali.

Astaga! Gara-gara Hal Sepele Ini 1043 Pendaftar CPNS Area Bali Tidak Lolos Seleksi

Korban tewas mengenaskan dalam kondisi kedua rahang terbuka.

Sementara tangan kiri korban mengepal di atas perut memegang gesper.

Hal ini sempat menghambat proses identifikasi oleh Tim Inafis Polres Kediri yang kesulitan mengenali korban.

Berikut tim TribunWow.com himpun fakta-fakta yang terkait penemuan mayat ini.

Argentina Vs Venezuela, Simak Skema Gol dari Serangan Balik yang Membungkam Ketanguhan Tim Tango

Simak selengkapnya di sini!

1. Ciri-ciri korban saat ditemukan

Melansir dari Tribun Kediri, ciri-ciri pria ini saat ditemukan adalah menggunakan kaus hitam bertuliskan Harley Davidson dan ia mengenakan celana jeans warna hitam.

Sementara pergelangan tangan kiri dipenuhi gambar tato.

Saat ditemukan, wajah korban pun tertutup oleh jaket yang dipakainya secara terbalik.

Akun Twitter Seorang Pria Disuspend, Alasan yang Bikin Geleng-geleng Kepala!

Saat itu, sebagian tubuh korban terlihat dipenuhi daun kering.

Kapolres Kediri AKBP Sumaryono melalui Kasubbag Humas Polres Kediri, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Mukhlason mengatakan pihaknya menduga korban diperkirakan berusia sekitar 26 tahun.

Mukhlason pun menjelaskan hasil identifikasi, korban telah tewas lebih dari 10 hari.

Hal ini dibuktikan dari sekujur tubuh korban yang menghitam dan mengeluarkan bau tidak sedap.

Miliki Badan Besar bak Binaragawan, Apa yang Terjadi Pada Tubuh Pria Ini Justru Menyedihkan

Informasinya, diduga kuat korban dibunuh oleh orang terdekatnya. Untuk menghilangkan jejak mayat korban sengaja dibuang di hutan. Namun untuk membuktikan hal itu polisi masih mencari petunjuk beserta barang bukti untuk menguatkan asumsi tersebut.

2. Korban adalah anak punk

Masih melansir dari Tribun Kediri, polisi pun menduga bahwa jasad pria itu adalah korban pembunuhan..

Jasad ini sendiri pertama kali ditemukan oleh warga setempat.

Ketika melalui jalan di pinggir hutan, warga mencium bau tidak sedap dan mereka pun melihat korban terbujur kaku dan sebagian tubuhnya tertutup daun kering.

"Tidak ada identitas yang kami temukan. Dugaannya korban pembunuhan," tutur AKP. Mukhlason.

3 Situs Masih Down, Peserta Bisa Cek Seleksi Administrasi CPNS Kemenkumham di Sini!

"Jenazah korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Kediri untuk diotopsi," ungkapnya.

Dari informasi yang dihimpun korban merupakan anak punk. Sampai saat ini polisi masih menyelidiki kasus ini.

"Kami masih fokus mencari identitas dan keluarga korban," imbuhnya.

3. Korban dihabisi oleh rekan-rekan anak punk

Dari identintas yang dikumpulkan petugas, diketahui korban bernama Imam Subekti.

Kembali melansir dari Tribun Kediri, diperkirakan korban dihabisi rekan-rekannya sesama anak punk pada 24 Agustus 2017 malam.

Korban dikeroyok oleh anak-anak punk hingga akhirnya meninggal.

Gara-gara Hal Konyol, Seorang Wanita Terjepit di Sela Bagian Ini saat Kencan di Apartemen Si Pria

Korban yang jasadnya sudah sulit dikenali diketahui dari jaket yang biasa dipakai. Ada sesama anak punk yang mengenali jaket tersebut biasa dipakai korban.

Petugas Unit Reskrim Polsekta Kota Kediri yang menyildiki kasus ini pun sudah mengamankan sejumlah pelaku yang terlibat pengeroyokan.

Kapolsek Kota Kediri Kompol Sucipto menjelaskan pihaknya masih menyelidiki kasus yang mengakibatkan tewasnya korban.

Nelayan Tawarkan Hiu Hasil Tangkapan ke Hotel Tapi Ditolak, yang Dilakukan Selanjutnya Bikin Geram

"Ada 10 anak yang telah kami amankan untuk dimintai keterangan," jelasnya.

4. Korban dihabisi di sebuah ruko mangkrak Pasar Grosir Kediri

Melansir dari Tribun Kediri, Unit Reskrim Polsekta Kota Kediri pun melakukan pra rekronstruksi kasus pembunuhan Imam Subekti.

Lokasi pra rekonstruksi dilakukan di ruko mangkrak Pasar Grosir Ngronggo, Kota Kediri, Rabu (6/9/2017).

Namun, diketahui petugas hanya membawa 2 anak punk yang diduga terlibat pengeroyokan.

Kedua pelaku tersebut adalah KMC alias BI (15) seorang pelajar kejar Paket B asal Kelurahan Ngampel dan FAF alias Ep (16) pelajar yang merupakan warga Perum Permata Biru, Kota Kediri.

Sangkaan Bunuh Indria Kameswari, sang Suami Bisa Bebas Gara-gara Hal Ini?

Kedua pelaku diminta untuk menunjukkan lokasi tempat korban dihabisi. Dari pra reka ulang kedua pelaku, korban dihabisi di areal bangunan ruko mangkrak di bagian belakang.

Sebelumnya korban bersama sesama anak punk sempat ngopi di warung depan ruko mangkrak.

Kemudian, korban pun langsung diajak ke belakang ruko dan dikeroyok rekan-rekannya sesama anak punk.

Korban pun mengalami luka parah hingga tidak sadarkan diri.

Demi Bisa Kencan Dengan Selingkuhan, Residivis Kambuhan di Bali Ini Nekat Mencuri di Toko!

Kejadian pengeroyokan korban ini berlangsung pada Kamis (24/8/2017) malam.

Sedangkan mayat korban ditemukan warga di kawasan hutan Ngancar pada Selasa (5/9/2017).

Kedua pelaku sangat kooperatif dengan menunjukkan sejumlah adegan pengeroyokan. Termasuk menjelaskan peran teman-temannya yang lain.

Ternyata Ada Lho Lowongan CPNS untuk Lulusan Berpredikat Cum Laude

Pra rekonstruksi ini dipimpin Kapolsek Kota Kediri Kompol Sucipto bersama jajaran Unit Reskrim. (TribunWow.com/Natalia Bulan Retno Palupi)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Gunung KeludKediriMayatPembunuhanPunk
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved