Ada Kenyataan Ini di Balik Seorang ABG 'Menikahi' Nenek yang Kemudian Diarak Keliling Kampung!
Pasangan itu adalah Mama Aba seorang nenek berusia 70 tahunan yang menikah dengan Sapri (16), seorang pelajar di SMKN 1 Barabai.
Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
TRIBUNWOW.COM, BARABAI - Video pernikahan seorang nenek dengan pemuda lajang menjadi viral di media sosial.
Pasangan itu adalah Mama Aba seorang nenek berusia 70 tahunan yang menikah dengan Sapri (16), seorang pelajar di SMKN 1 Barabai.
Nenek dan ABG ini terlihat menggunakan pakaian pengantin dan diarak keliling kampunh kemudian disandingkan di atas panggung.
Jangan Dulu Jatuh Hati! 10 Wanita Ini Dulunya Adalah Seorang Pria, Perubahannya Bikin Syok
Melansir dari Banjarmasin Post, foto pernikahan itu pun beredar di media sosial dan memperlihatkan sang nenek mengenakan pakaian pengantin putih lengkap dengan hiasan mahkota di kepala.
Sedangkan sang pemuda terlihat memakai pakaian adat Banjar lengkap dengan laung warna merah hati.
Dalam beberapa foto, terlihat juga para tamu undangan yang tertawa di tengah pengantin yang berfoto dengan para tamu-tamunya.
Mentang-mentang Sudah Menikah, Begini Jawaban Menohok Rain Saat Diajak Clubbing Sahabatnya!
Warga setempat pun membenarkan foto tersebut dan menyatakan bahwa hal tersebut adalah hanya rangkaian acara untuk memeriahkan HUT ke-72 RI pada Minggu (20/8/2017).
"Dilaksanakan di lingkungan Taras Desa Banua Kupang, Kecamatan Labuanamas Utara yang berbatasan dengan Kecamatan Pandawan,"kata Jainudin Bahrani, Warga Pandawan, yang juga wakil ketua DPRD Hulu Sungai Tengah.
Menurutnya, baik nenek yang sudah ditinggal suaminya itu, maupun Supri bersedia saja ketika diminta kawin bohongan, untuk menghibur masyarakat dalam rangka 17 Agustusan.
Sadis! Kisah Perempuan Pengendara Motor yang Tabrak Polisi untuk Hindari Razia Viral di Medsos!
Sapri pun memberikan tanggapannya terkait foto-foto tersebut.
Melansir kembali dari Banjarmasin Post, ia menceritakan bahwa kesediaannya menjadi pengantin bohongan dengan Nenek Arbayah semata-mata hanya ingin meramaikan perayaan 17-an di desanya.
"Hanya bercandaan. Tak ada niat sama sekali mewujudkannya dalam kenyataan,"kata Sapri. Diapun tak keberatan foto bohongannya itu menjadi ramai di upload di media sosial.