Mengira Hanya Flek Hitam di Wajah, Ibu Ini Kaget saat Tahu yang Terjadi pada Tubuhnya Ternyata. . .
Mendapatkan kulit gelap dan eksotis menjadi idaman beberapa orang. Terutama bagi para bule yang memiliki pigmen kulit lebih sedikit.
Penulis: Ika Alya Iqlima Ghaisani
Editor: Maya Nirmala Tyas Lalita
Sang dokter kulit hanya mengatakan bahwa titik itu berhubungan dengan titik hati.
Tentu saja Bethany merasa tenang.
Namun rupanya, 18 bulan setelahnya mendadak sebuah tahi lalat yang menyakitkan muncul.
Setelah ia kembali ke dokter, Bethany terkejut dengan hasilnya.

Kanker kulit melanoma desmoplastik tersebut segera diangkat oleh dokter.
Sayangnya, kanker itu rupanya sudah menjalar hingga tulang dan kelenjar getah beningnya.
Bethany segera menjalani perawatan imunoterapi pada bulan Oktober 2016 lalu.

"Perawatan radiasi adalah yang paling buruk. Mulutku rasanya terbakar. Kulitku terbakar. Aku tak bisa merasakan makanan," ungkap Bethany.
"Suaraku menjadi sangat serak. Bahkan rambutku mulai rontok setelah 3 minggu menjalani peraawtan," tambahnya.

"Setelah selesai, akhu bahkan kehilangan banyak berat badanku," paparnya.
Bethany sendiri tak cukup terkejut karena sang ibu juga mengalami hal yang sama.
Namun kali ini Bethany tahu betapa pentingnya memakai sunscreen.
"Jangan berjemur di pantai dan berusaha menggelapkan kulitmu," Bethany mewanti-wanti.

"Kulit gelap tak selalu sehat. Bisa jadi kulitmu ternyata sudah terlalu terpapar matahari," tutupnya.
(TribunWow.com/Alya Iqlima)