Hashtag #PrayForBacelona, Begini Video Kengerian Teror di Barcelona!
Spanyol kini tengah berduka, sebuah aksi teror terjadi di jalanan kota Barcelona dan menewaskan puluhan jiwa.
Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Tinwarotul Fatonah
Tampak pula beberapa lapak penjaja kuliner dan sovenir hancur lebur pasca ditabrak oleh mobil van yang diketahui berwarna putih tersebut.
Barang dagangan mereka berceceran di pinggir jalan dan kondisinya tak lagi utuh.
Beberapa jam sebelumnya, Barcelona juga diguncangkan dengan ledakan bom.
Ledakan tersebut berasal dari sebuah rumah yang berjarak 100 kilometer barat daya Barcelona.
Satu orang tewas dalam insiden yang diduga terkait dengan serangan mobil van di Barcelona tersebut.
Kantor berita Amaq milik Islamic State yang dikutip Reuters mengatakan, pelaku serangan Barcelona ini adalah tentara dari Islamic State.
Mereka diduga melakukan operasi ini sebagai tanggapan atas seruan untuk menargetkan negara-negara koalisi.
Namun kebenaran dari kabar ini belum bisa diverifikasi.
ISIS Klaim Bertanggung Jawab atas Serangan di Barcelona
Kemenlu pastikan tak ada WNI jadi korban
Melansir dari Tribunnews.com, juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Arrmanatha Natsir, memastikan, tidak ada warga negara Indonesia ( WNI) yang menjadi korban.
Untuk diketahui, ada sekitar 1.620 orang WNI di Spanyol, 120 orang di antaranya berada di Barcelona.
“KBRI di Madrid masih terus memantau pekembangan dan melakukan komunikasi dengan WNI yang ada di Barcelona. Sejauh ini tidak ada WNI yang menjadi korban,” ujar Arrmanatha Natsir ketika dihubungi Voice of America (VOA) di Jakarta melalui telepon
Namun Kemlu RI mengimbau kepada seluruh WNI di luar negeri, khususnya di Spanyol, untuk waspada.
Bagi yang membutuhkan informasi tentang keberadaan anggota keluarga di Spanyol dapat menghubungi sambungan langsung ke Perlindungan WNI KBRI di Madrid di nomor telepon: +34 619 312380.