Melawan Segala Keterbatasan Perjuangan Penuh Haru 3 Paskibraka Ini Banggakan Orangtua!
masalah keterbatasan dana hingga fasilitas terkadang juga jadi penghalang kesuksesan para pemuda dan pemudi bangsa ini dalam meraih cita-citanya
Penulis: Lolita Valda Claudia
Editor: Lolita Valda Claudia
TRIBUNWOW.COM- Tanggal 17 Agustus menjadi hari yang paling dinantikan oleh masyarakat Indonesia.
Peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang kini telah memasuki usia 72 tahun menjadi momen yang paling berkesan.
Tak kalah penting, prosesi pengibaran bendera oleh putra putri bangsa menjadi prosesi penting dalam peringatan 17 Agustus.
Seleksi ketat dan latihan tak sebentar membuat para siswa yang lolos menjadi seorang paskibraka identik dengan siswa cerdas dan berfisik kuat.
Tak sampai disitu masalah keterbatasan dana hingga fasilitas terkadang juga jadi penghalang kesuksesan para pemuda dan pemudi bangsa ini dalam meraih cita-citanya sebagai seorang Paskibraka.
Seperti yang dialami oleh tiga Paskibraka tahun 2017 ini.
Dibalik susah senang mengikuti seleksi, tekat kuat mereka berhasil membanggakan orangtua dan daerah.
Berikut ini TribunWow rangkum tiga anak bangsa yang berprestasi sebagai Paskibraka meski harus terbentur materi.
1. Mia Talia

Paskibraka asal Kalimantan Barat tinggal disebuah daerah bernama Dusun Pinang Merah Selatan, Kecamatan Tangaran, Sambas yang mana belum terlairi listrik PLN.
Sebelum berangkat ke Jakarta untuk mengikuti seleksi nasional, Mia mengaku telah melakukan persiapan yang tak sebentar dan olah fisik setiap harinya.

Bangga sekaligus terkejut kala Mia mengetahui jika diirnya masuk sebagai anggota Paskibraka tingkat nasional.
Tanggis haru dan rasa bahagia tak bisa ditutupi oleh wajah manisnya.
Meski tinggal dengan serba keterbatasan Mia akhirnya berhasil membanggakan kedua orangtuanya.
2. Kloria Marau
