Diduga dari ISIS! Jelang Hari Kemerdekaan, Polisi Bandung Dapat Teror, Lihat Isi Surat Ancamannya
Sejumlah lembaran kertas berlambang kelompok radikal Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) ditemukan jelang Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia.
Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Tinwarotul Fatonah
Dari informasi yang dihimpun, di dalam rumah kontrakan masih tersebut masih terdapat bahan-bahan peledak.
"Beberapa hari lalu mereka mengontrak rumah ini untuk dijadikan tempat menyimpan bahan peledak," ujarnya.
Blak-blakan! Aktor Lavanya Bhardwaj Ungkap Honor Artis India di Indonesia, Jumlahnya Mengejutkan!
2. Identitas terduga teroris
Yusri Yunus telah merilis lima inisial terduga teroris yang ditangkap oleh Densus 88.
Mereka adalah Y (30), AK (24), AR (20), SH (30) dan R alias I (28).
Terduga teroris Y adalah seorang pria yang berasal dari Sumatera Barat.
AK adalah seorang perempuan yang berasal dari Klaten, dan AR adalah pria asal Sumenep.
AK dan AR yang merupakan pasangan suami istri ini ditangkap dalam sebuah kamar kontrakan di sekitar Kiaracondong yang tak jauh dari kontrakan Y.
Selanjutnya adalah SH, seorang pria asal Kediri dan R alias I yang merupakan warga asal Kota Bandung.
"AR dan AK ini suami istri. Keduanya pernah dideportasi dari Hongkong karena mengajarkan ajaran radikalisme," kata Yusri saat ditemui Kompas.com di lokasi penangkapan Y, Selasa sore.
"Y dan R ini penyumbang dana sekaligus pembuat bom," ungkapnya.

3. Berencana Serang Istana Negara dan Mako Brimob
Para terduga teroris ini berencana melakukan aksi peledakan bom kimia di lima titik vital nasional.
Peledakan tersebut rencananya akan dilangsungkan pada akhir Agustus 2017 mendatang.