Hebohkan Dunia! Begini Fakta Sebenarnya Penemuan Rumah 3 Murid Yesus di Israel
Beberapa waktu lalu masyarakat dunia sempat dihebohkan oleh hasil penemuan para arkelog di Israel.
Penulis: Maya Nirmala Tyas Lalita
Editor: Maya Nirmala Tyas Lalita
"Pemandian itu membuktikan keberadaan budaya kota," kata Aviam.
Diwawancarai oleh National Geographic, Steven Notley, dosen Perjanjian Baru dan Asal Usul Agama Kristen di Universitas Nyack sekaligus ketua akademik penggalian di el-Araj menyatakan bahwa timnya tidak membenarkan berita tentang penemuan rumah ketiga Rasul.
Dalam email-nya Notley menjelaskan bahwa menurut Injil, Bethsaida memang rumah ketiga Rasul Yesus yang pertama.
Tempat ini juga menjadi saksi bisu saat Yesus menyembuhkan orang buta.
Notley meluruskan bahwa yang mereka temukan dalam penggalian di el-Araj adalah sebuah pemandian di zaman Romawi.
Penemuan itu pada akhirnya memunculkan dugaan bahwa lokasi ini pernah dihuni manusia dan el-Araj adalah bekas Bethsaida, kampung halaman ketiga rasul.
Selain itu, pecahan dinding dan mosaik kaca diindikasi sebagai sisa-sisa gereja dari zaman Kekaisaran Romawi Timur.
Menurut Notley, sisa-sisa di abad ke-5 ini hanya ditemukan pada gereja-gereja penting pada zaman tersebut.
Dimungkinkan salah satunya adalah gereja yang pernah dideskripsikan oleh Willibald, uskup Bavaria dari Eichstatt yang pernah berkunjung ke daerah tersebut pada tahun 725.
Namun, sekali lagi Notley menekankan hal tersebut masih berupa dugaan sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikannya.
Notley mengatakan musim penggalian yang akan datang akan mengungkap lebih banyak tentang sejarah lokasi ini dan kemungkinan akan diidentifikasi sebagai Bethsaida. (TribunWow.com/Maya Nirmala Tyas Lalita)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/pemandian-yang-ditemukan-di-el-araj_20170816_162039.jpg)