Breaking News:

Mengapa Orang Cerdas Cenderung Atheis?

Pertanyaan tentang mengapa orang yang lebih cerdas menjadi ateis sebenarnya sudah muncul sejak zaman Romawi dan Yunani Kuno.

Editor: Galih Pangestu Jati
Shutterstock
Ilustrasi 

Dengan menjadi cerdas, manusia dapat melampaui naluri mereka selama masa-masa penuh tekanan.

"Jika agama memang sebuah domain yang berkembang layaknya naluri, maka akan semakin tinggi pada saat stres. Ketika stres, orang cenderung bertindak secara naluriah. Ada bukti jelas untuk ini,” kata Dutton.

"Ini juga berarti bahwa kecerdasan memungkinkan kita untuk dapat berhenti sejenak dari segala situasi dan konsekuensi yang mungkin timbul dari tindakan kita”, imbuhnya.

Para peneliti percaya bahwa orang yang tertarik pada hal-hal diluar naluri berpotensi menjadi problem solver yang lebih baik.

"Ini penting. Dalam ekologi yang berubah, kemampuan memecahkan masalah akan dikaitkan dengan meningkatnya naluri kita. Hal itu membuat kita tertarik pada ketidakcocokan evolusioner," tambah van der Linden.

Berita ini dikutip dari Kompas.com denga judul "Terungkap, Alasan Orang Cerdas Cenderung Jadi Ateis"

Sumber: Kompas.com
Tags:
Kompas.comBelandaInggris
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved