Breaking News:

Jokowi: Patut Bersyukur, Indonesia Nomor 3 Negara dengan Pertumbuhan Perekonomian Terbaik

Jokowi mengatakan, jika dibandingkan dengan negara-negara besar di G-20, pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di urutan 3 (tiga) yang terbaik.

Tayang:
Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Wulan Kurnia Putri
KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN
Presiden Joko Widodo memberikan gambaran makro ekonomi Indonesia dalam silaturahmi dengan dunia usaha di Jakarta Convention Center, Kamis (9/7/2015). Dalam acara tersebut, Presiden berdiskusi terkait tantangan ekonomi bersama 400 ekonom yang merupakan bagian dari Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia. 

TRIBUNWOW.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak semua pihak untuk bersyukur karena perekonomian Indonesia tumbuh dengan pesat.

Jokowi mengatakan, jika dibandingkan dengan negara-negara besar di G-20, pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di urutan 3 (tiga) yang terbaik.

Melansir dari laman setkab.go.id, Indonesia hanya kalah dari dua negara asia lainnya, yakni India dan Tiongkok (RRC).

Bukan Novanto, Istana Tunjuk Ketua MPR Baca Teks Proklamasi

“Korea Selatan, Meksiko, Jerman, Uni Eropa, Amerika, Arab Saudi, Jepang semuanya di bawah kita jauh. Ini yang sering kita tidak menyadari dan tidak mensyukuri,” kata Presiden Jokowi saat membuka Pasanggiri Nasional serta Kejuaraan Nasional Tingkat Remaja Perguruan Pencak Silat Nasional (Persinas) ASAD 2017, di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, Lubang Buaya, Jakarta, Selasa (8/8/2017) pagi.

Menurut Jokowi pertumbuhan ekonomi seperti ini tergolong baik meskipun pertumbuhan ekonomi dunia sekarang berjalan melambat.

Presiden menekankan, bahwa negara kita masih pada posisi di atas 5 (lima).

“Baru kemarin diumumkan lagi untuk kuartal yang kedua 2017, Alhamdulillah berada pada masih berada pada posisi di atas 5, yaitu 5,01 persen. Ini patut kita syukuri,” ujar Presiden.

Najwa Shihab Mundur dari Metro TV, Begini Nasib Mata Najwa

Masalah inflasi juga sudah mulai teratasi.

Jika dulu inflasi berada dikisaran 8-9, menurut Jokowi sekarang angkanya sudah bisa ditekan.

Jokowi menambahkan, pada tahun 2015 angka inflasi berada di kisaran 3,35, tahun 2016 dikisaran 3,02.

Angka tersebut menunjukkan adanya pengendalian harga yang dilakukan dengan baik.

Pembangunan infrastruktur

Jokowi menjelaskan, saat ini ia tengah berfokus pada penyelesaikan pembangunan infrastruktur.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Tags:
JokowiAmerikaArab Saudi
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved