Manuver Politik Perindo, 3 Bos Media Massa Dukung Jokowi di Pilpres 2019
Meski demikian, Pangi melihat ada hal lain yang menguntungkan atas bergabungnya Perindo ke kubu Jokowi ini.
Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Tinwarotul Fatonah
TRIBUNWOW.COM - Langkah putar haluan yang dilakukan oleh Partai Perindo yang mendukung Joko Widodo (Jokowi) di Pemilihan Umum 2019 mendapat komentar dari pengamat politik.
Menurut pengamat politik dan pendiri Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago, dukungan Perindo tak akan banyak memberi pengaruh kepada Jokowi.
Hal ini disebabkan karena Perindo termasuk sebagai partai yang baru di kancah perpolitikan Tanah Air.
Perindo yang dipimpin oleh Hary Tanoesoedibjo ini tercatat tak memiliki kursi di parlemen.
5 Teguran Galak Jokowi, Sindir Menteri hingga Kekalahan Indonesia dari Malaysia
Padahal kursi tersebut memiliki peran besar sebagai modal untuk mendukung Jokowi di Pilpres 2019 nanti.
Sebagai parpol baru, Perindo juga dinilai tak mempunyai basis massa yang kuat.
Meski demikian, Pangi melihat ada hal lain yang menguntungkan atas bergabungnya Perindo ke kubu Jokowi ini.
Hary Tanoe punya media massa
Pemimpin Perindo, Hary Tanoe juga merupakan bos dari MNC Group yang menaungi berbagai media, mulai dari media televisi, media online hingga media cetak.
Jaringan media massa inilah yang menjadi keuntungan bagi Jokowi jika Hary Tanoe turut bergabung mendukungnya.
Menurut Pangi, media yang berada di bawah komando MNC Group selama ini kerap mengkritik kebijakan penguasa.
Namun pasca-wacana dukungan Perindo untuk Jokowi ini, ia memperkirakan akan adanya perubahan dalam frame pemberitaan.
"Ini kemenangan politik Jokowi. Akhirnya HT dan media yang selama garang mengkritik kebijakan pemerintah menyerah tanpa syarat," Pangi kepada Kompas.com, Rabu (2/8/2017).
Dukungan tiga media