Breaking News:

Viral! Video Detik-detik Polisi Israel Tendang Jamaah yang Sedang Salat

Lebih brutal lagi, berdasarkan video Al Jazeera, tampak seorang jamaah malah ditendang polisi hingga terpental ketika sedang menunaikan salat.

CAPTURE/YOUTUBE

TRIBUNWOW.COM - Bentrokan terjadi antara polisi Israel dengan warga Muslim Palestina di kompleks Masjid Al Aqsa, Jerussalem, Jumat (21/7/2017).

Akibatnya, sebanyak tiga tewas dan ratusan lainnya luka.

Bentrokan dipicu atas tindakan polisi Israel yang semena-mena mengusir warga Muslim yang hendak menunaikan salat, setelah pemerintah Israel mengeluarkan larangan salat di Masjid Al-Aqsa bagi warga berusia di bawah 50 tahun.

Dalam bentrokan, tampak polisi menembakkan gas air mata dan peluru karet ke arah jamaah agar segera meninggalkan area masjid.

Lebih brutal lagi, berdasarkan video Al Jazeera, tampak seorang jamaah malah ditendang polisi hingga terpental ketika sedang menunaikan salat.

Bocoran! Ternyata Begini Cara Kendalikan Pikiranmu

Aksi brutal tersebut kemudian dikecam warganet dari berbagai penjuru.

Selengkapnya, berikut videonya.

Detik-detik jamaah ditendang dapat dilihat pada detik ke-47.

Indonesia Mengutuk

Dikutip dari BBC Indonesia, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri "mengutuk tindakan kekerasan pihak keamanan Israel" yang menyebabkan kematian tiga warga Palestina di Jerusalem Timur.

Dalam pernyataan tertulis, Kementerian Luar Negeri RI menyatakan "menolak segala bentuk aksi kekerasan dan pelanggaran HAM, termasuk pembunuhan terhadap jemaah yang berupaya menjalankan haknya untuk melakukan ibadah di Masjid Al Aqsa."

"Indonesia mendesak Dewan Keamanan PBB untuk segera bersidang dan mengambil langkah untuk memberhentikan tindak kekerasan keamanan Israel di Kompleks Masjid Al Aqsa. Indonesia juga telah mendesak agar OKI dapat segera lakukan pertemuan darurat untuk membahas situasi di kompleks Al Aqsa," sebut pernyataan Kemenlu RI.

Setelah Ramalan Alexander Graham Bell Terbukti, Kini Ramalan Baru Tentang Smartphone Muncul!

Kepada pemerintah Israel, Kemenlu RI "mengingatkan" bahwa Masjid Al-Aqsa harus dapat diakses semua umat Muslim. 

Pernyataan itu mengemuka setelah tiga warga Palestina tewas dibunuh saat bentrokan dengan aparat keamanan di Jerusalem Timur dan Tepi Barat.

Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan seorang pemuda Palestina berusia 17 tahun tewas ditembak di sebuah kawasan permukiman Jerusalem Timur dekat lokasi bentrokan.

Otorita Palestina tidak merinci pihak mana yang berada di balik penembakan tersebut.

Individu kedua meninggal dunia setelah mengalami luka berat dalam bentrokan.

Adapun pria ketiga, menurut Kementerian Kesehatan Palestina, tewas seusai ditembak di bagian dada di kawasan Abu Dis, Tepi Barat. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved