Jokowi Sebut Sudah Lama Pantau Telegram, CEO Malah Beri Pernyataan Berbeda
Jokowi angkat bicara soal pemblokiran media sosial Telegram oleh pemerintah.
Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Maya Nirmala Tyas Lalita
Ia mengaku heran atas pemblokiran tersebut.
Bahkan Durov mengetahui pemberitaan mengenai pemblokiran ini dari netizen di Twitter yang mention ke akun Durov.
Awalnya, seorang netizen bernama @auliafaizahr menginformasikan kepada @durov mengenai pemblokiran Telegram di Indonesia.
"Dear papa @durov sudah mendengar Telegram akan diblokir di Indonesia? Saya akan sangat sedih jika hal itu terjadi," tulis @auliafaizahr.
Durov pun menjawab kicauan tersebut dan mengungkapkan pernyataannya mengenai pemblokiran Telegram oleh pemerintah Indonesia.
"Itu aneh, kami tidak pernah menerima permintaan/komplain dari pemerintah Indonesia. Kami akan menyelidikinya dan membuat sebuah pengumuman," jawab Durov.
(TribunWow.com/Fachri Sakti Nugroho)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/presiden-jokowi-dan-ceo-telegram_20170716_184648.jpg)