Wanita Lebanon Gali Kuburan Anaknya, Ternyata Alasannya Bikin Terharu
Biasanya penggalian kuburan dilakukan karena kepentingan otopsi pada mayat di dalamnya.
Penulis: Astini Mega Sari
Editor: Wulan Kurnia Putri
Beberapa orang percaya Neysi mengalami serangan kepanikan setelah mendengar suara tembakan senjata api.
Tapi ketika orang tua wanita ini melihat ada busa di mulut anaknya, mereka berpikir bahwa sang anak kemasukan roh jahat.
Baca: Prihatin! Presiden Trump Lupa Menghormati Bendera, Lihat yang Dilakukan Istrinya
Mereka kemudian memanggil dukun untuk melakukan pengusiran setan.
Namun, keluarganya berkata bahwa Neysi tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kehidupan.
Mereka kemudian membawa Neysi ke rumah sakit.
Tiga jam kemudian, Neysi dinyatakan meninggal secara klinis.
Saat itu ia sedang hamil tiga bulan.
24 jam kemudian, sang suami, Rudy Gonzalez, mengunjungi makam istrinya di Pemakaman Umum La Entrada.
Saat itulah, Rudy mendengar suara-suara.
Ada suara teriakan yang tertahan di dalam peti mati istrinya.
Baca: Pesawat Jatuh Menimpa Supermarket, Tewaskan Lima Orang
Penjaga makam, Jesus Villanueva, juga berkata mendengar suara dari kuburan Neysi.
Jesus Villanueva berkata, "Aku menyakinkan diriku sendiri bahwa suara-suara itu berasal dari tempat lain. Aku tidak pernah menyangka ada orang hidup di dalam peti mati. Suami wanita itu kemudian menemuiku, berharap untuk membongkar kuburannya. Ia mulai histeris. Keluarganya kemudian berkumpul dan mulai membongkar makam, meneriaki namanya."
Saudara Neysi, Carolina Perez, berkata, "Ketika Neysi dikeluarkan dari peti mati, aku meletakkan tanganku di tubuhnya. Ia masih hangat. Aku merasakan detak jantung. Ada goresan di keningnya dan luka di jari-jari. Nampaknya ia sangat menderita mencoba keluar dari dalam sana."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/seorang-wanita_20170712_091745.jpg)