Breaking News:

Fakta Tentang Moda Transportasi Antar Daerah BRT Trans Jateng, No 3 Soal Tarif yang Dipatok!

Masyarakat Jawa Tengah akan memiliki alat transportasi baru. Alat transportasi itu akan menghubungkan Kabupaten dan Kota di provinsi tersebut.

Penulis: Dhika Intan Nurrofi Atmaja
Editor: Dhika Intan Nurrofi Atmaja
Tribun Jateng/Suharno
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meresmikan bus rapid trans (BRT) aglomerasi (penghubung antar daerah) di Terminal Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (7/7/2017). 

Fakta Kecelakaan Bus Vs Truk di Pemalang, No 2 Soal Kondisi Tubuh Korban yang Bergelimpangan

Karenanya, masalah tarif, pengelola tak mematok harga tinggi.

Terlebih lagi, seperti yang dikatakan Ganjar melansir dari Tribun Jateng , bus tersebut secara khusus ditargetkan untuk buruh dan pelajar.

"Adanya bus Trans Jateng ini tujuannya juga untuk memberikan transportasi murah kepada buruh pabrik di Kabupaten Semarang. Kami memprioritaskan untuk buruh dan pelajar," kata Ganjar usai meluncurkan bus Trans Jateng di Terminal Bawen.

Ketua Koperasi Mulia Orda Serasi (MOS) selaku pihak ketiga yang menjadi pengelola Bus Trans Jateng, Hadi Musthofa mengatakan untuk buruh pabrik dan pelajar dapat tarif khusus.

"Untuk umum tarifnya Rp 3.500, sedangkan untuk pelajar dan buruh tarifnya Rp 1.000," papar Hadi.

Patut Dicontoh! di Negara Ini, Transportasi Massal Lebih Diminati Ketimbang Mobil Pribadi

Sementara itu, buruh akan mendapat kartu khusus demi bisa mempermudah transaksi.

4. Komentar warga

Adanya BRT Trans Jateng ini tentunya disambut baik oleh warga Jateng.

Tak cuma itu, beberapa dari warga ada yang justru memberikan masukan terkait pengoperasian bus tersebut.

Dininda Ayu Hapsari (37) warga Harjosari Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang jadi satu diantaranya.

Liburan, Maia Naik Jet Pribadi, Mulan Jameela Pilih Transportasi Ini!

Wanita yang kerap disapa Ayu ini berharap agar pengemudi BRT tak ugal-ugalan saat mengendarai.

Seorang warga sedang berdiri menunggu angkutan umum di depan Shelter atau Halte Beteng II yang terletak di depan Kantor Pos Jalan Diponegoro Ungaran Kabupaten Semarang, Kamis (6/7/2017) sore. Direncanakan besok, Jumat (7/7/2017) shelter tersebut mulai difungsikan bersamaan dioperasionalkannya BRT Trans Jateng Koridor I Stasiun Tawang-Terminal Bawen.
Seorang warga sedang berdiri menunggu angkutan umum di depan Shelter atau Halte Beteng II yang terletak di depan Kantor Pos Jalan Diponegoro Ungaran Kabupaten Semarang, Kamis (6/7/2017) sore. Direncanakan besok, Jumat (7/7/2017) shelter tersebut mulai difungsikan bersamaan dioperasionalkannya BRT Trans Jateng Koridor I Stasiun Tawang-Terminal Bawen. (Tribun Jateng/Deni Setiawan)

"Harapan saya dan mungkin juga masyarakat lain, semoga pengemudi BRT di rute tersebut sudah terseleksi dan tidak ada seorangpun yang 'pebalap' atau merasa jadi raja jalanan di saat mengemudikan angkutan umum tersebut," ucap Ayu kepada Tribun Jateng, Kamis (6/7/2017).

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Jawa TengahGubernur Jawa TengahGanjar PranowoBRT Trans Jateng
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved