Breaking News:

Waspada! Orangtua Mengira Sakit Panas, Ternyata yang Diderita Anak 2,5 Tahun Ini Kronis

Bocah 2,5 tahun, Putu Adityawan, harus menerima kondisinya yang kini tak bisa menggunakan sebelah matanya.

Penulis: Maya Nirmala Tyas Lalita
Editor: Maya Nirmala Tyas Lalita
Tribun Bali/Hisyam Mudin
Putu Adityawan, bocah berumur dua setengah tahun digendong Ni Ketut Ceruring (43), neneknya saat menunggu antrean di ruang tunggu RSUP Sanglah, Denpasar, Senin (3/7/2017). 

Adityawan akhirnya harus menjalani perawatan di RSUD Klungkung, tetapi karena kondisinya semakin parah, ia dirujuk ke RSUP Sanglah, Denpasar.

Terkait hal ini, penyakit yang diderita Adityawan tampaknya belum banyak dikenal masyarakat.

Rupanya, jenis kanker ini justru paling sering menyerang anak-anak usia dini.

Retinoblastoma atau kanker mata sejatinya merupakan setu-satunya jenis kanker pada anak yang bisa dideteksi lebih awal.

Bahkan, deteksi tersebut sudah bisa dilakukan di Puskesmas yang memiliki alat untuk mendeteksi retinoblastoma bernama ophtalmoscope.

Agar tumor mata dapat terdeteksi lebih dini, anak perlu rutin melakukan pengecekan retinablastoma hingga usianya menginjak 5 tahun.

Hal itu karena jenis kanker ini secara umum menyerang anak di bawah usia 5 tahun.

"Di atas usia 5 tahun enggak ada apa-apa saat diiperiksa, dia bisa terbebas dari kanker bola mata," kata Dr Edi S Tehuteru, SpA (K), seperti dikutip dari KOMPAS.com, 21 Februari 2017 lalu.

Edy mengatakan, tumor mata bisa dipengaruhi oleh faktor genetik dari orangtua.

Pada stadium awal penyakit ini, penderita memiliki kemungkinan sembuh 80 persen.

Bahkan pada satdium sangat awal bisa diatasi melalui krioterapi saja tanpa menjalani kemoterapi, radioterapi, ataupun operasi.

Apabila sudah semakin meradang dan mata semakin besar, maka bola mata penderita harus diangkat.

Setelahnya, penderita akna menggunakan bola mata palsu.

Namun, pada stadium lanjut, kanker mata bisa menjalar ke otak dan tulang belakang, yang mana bagian tersebut merupakan pusat saraf.

"Ada beberapa kasus yang harus diangkat kelopaknya juga karena sudah menyebar ke mana- mana," lanjut Edi. (TribunWow.com/Maya Nirmala Tyas Lalita)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
DenpasarPutu AdityawanTumor Otak
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved