Breaking News:

Tak Mau Kecolongan, Polda Jabar Bentuk 'Tim Khusus' Cegah Pesta Seks

Pihak Polda Jabar sudah mencurigai pergerakan kaum LGBT di provinsi tersebut selama beberapa waktu terakhir.

Penulis: Dhika Intan Nurrofi Atmaja
Editor: Tinwarotul Fatonah
CAPTURE/YOUTUBE
Pelaksana tugas gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menegaskan akan mencabut izin usaha pusat kebugaran yang disalahgunakan sebagai tempat menggelar pesta seks sesama jenis. 

TRIBUNWOW.COM - Minggu (21/5/2017) lalu, Polres Jakarta Utara menggerebek sebuah ruko di kawasan Kelapa Gading.

Ruko yang sekilas tampak digunakan untuk pusat kebugaraan tersebut ternyata menggelar pesta seks.

Tak tanggung-tanggung, saat digerebek, 141 orang berada di lokasi tersebut.

Mereka tengah asyik menggelar pesta seks hingga menyaksikan aksi penari telanjang.

Ini Bukti Pesta Homo Juga Sasar Pria-pria Belia

Berkaitan dengan kejadian heboh tersebut, Kepolisian Daerah Jawa Barat rupanya tak mau peristiwa yang sama terulang.

Untuk itu, Polda Jabar membentuk Satuan Tugas Khusus alias Satgasus untuk memantau aktivitas menyimpang kaum Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT).

Mengutip pernyataan Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan dari Tribunnews.com, Satgasus tersebut merupakan tim gabungan yang anggotanya terdiri dari polisi, TNI dan pihak pemerintah daerah.


Tim Operasional Jatanras dan Resmob Polres Metro Jakarta Utara mengamankan 144 pria gay di Ruko PT AJ kompleks Ruko Kokan Permata Blok B 15-16, Kelurahan Kelapa Gading Barat RT 15/03, Jakarta Utara, Minggu (21/5/2017).
Tim Operasional Jatanras dan Resmob Polres Metro Jakarta Utara mengamankan 144 pria gay di Ruko PT AJ kompleks Ruko Kokan Permata Blok B 15-16, Kelurahan Kelapa Gading Barat RT 15/03, Jakarta Utara, Minggu (21/5/2017). (WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN)

"Satgasus LGBT ini gabungan berbagai unsur, termasuk dari unsur Intel, Narkoba, dan TNI," kata Anton di Mapolda Jawa Barat, Rabu (24/5/2017).

Dikatakan Anton, Satgasus tersebut bertugas memantau beberapa tempat hiburan hingga area publik.

"Selain tempat hiburan, sasarannya adalah mal, tempat fitnes, salon, atau rumah untuk kegiatan khusus," tambahnya.

Lebih lanjut, tindakan tegas yang diambil Polda Jabar ini ternyata tak cuma berkaitan dengan penggerebekan di Kelapa Gading.

Pasalnya, pihak Polda Jabar sudah mencurigai pergerakan kaum LGBT di provinsi tersebut selama beberapa waktu terakhir.

"Kami sedang menyoroti secara khusus di lapangan, maupun melalui teknologi. Pergerakan dapat kami lacak melalui handphone dan jaringannya," terang Anton.

4 Fakta Mengejutkan Hasil Olah TKP di Lokasi Pesta Homo, Nomor 3 Bikin Geleng Kepala

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Tags:
HomoseksualPolda Jawa BaratLGBT
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved