Donald Trump Memuji Islam saat Berpidato di Arab Saudi, Padahal Dulu Sempat Bilang Begini
Ada perubahan pandangan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Islam saat berpidato di depan para pemimpin muslim.
Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Rendy Adrikni Sadikin
Hal ini dilontarkan Trump saat kampanye yang ditengarai akibat adanya kekhawatiran terkait keamanan.
"Donald Trump menyerukan pencegahan total dan menyeluruh orang-orang Muslim memasuki Amerika Serikat sampai perwakilan-perwakilan negara dapat mengetahui apa yang sedang terjadi," bunyi siaran pers kampanye Trump, dikutip dari Kompas.com.
Trump juga menyerukan pesannya untuk melakukan pengawasan terhadap masjid-masjid di Amerika.
Pesan Trump tersebut dimunculkan setelah adanya peristiwa penembakan massal mematikan di San Bernardino, California, oleh tersangka simpatisan ISIS dan sehari setelah Presiden Barack Obama meminta warga AS tidak "melawan satu sama lain" karena takut.
Raja Salman: Kunjungan Trump untuk Tingkatkan Keamanan Global
Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz, mengatakan jika kunjungan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump ke Riyadh akan memperkuat kerja sama antara kedua negara.
Selain itu, kunjungan Trump juga akan membantu meningkatkan keamanan global.
"Bapak Presiden, kunjungan Anda akan memperkuat kerjasama strategis kami, yang mengarah pada keamanan dan stabilitas global," kata Raja Salman dalam sebuah pesan di akun Twitter resminya dalam bahasa Arab dan Inggris, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (20/5/2017).
Kunjungan ini merupakan kunjungan pertamanya Trump ke Arab Saudi semenjak menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat.
Kunjungan tersebut akan membicarakan mengenai perjanjian politik, komersial, dan akan membahas dukungan atas perjuangan bersama melawan kelompok militan, seperti Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) dan Al Qaeda.
TRIBUNWOW.com/Fachri Sakti Nugroho
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/donald-trump_20170517_080805.jpg)