Breaking News:

Jokowi: 'Negara Pancasila Itu Sudah Final! Ormas 'Nakal'? Kita Gebuk! Kita Tendang!'

Presiden Jokowi menegaskan Pancasila merpakan satu-satunya ideologi yang harus dipegang teguh.

Penulis: Ekarista Rahmawati Putri
Editor: Galih Pangestu Jati
Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo saat memberikan pengarahan kepada 1.500 prajurit TNI di Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (19/5/2017). 

TRIBUNWOW.COM - Presiden Jokowi menegaskan Pancasila merupakan satu-satunya ideologi yang harus dipegang teguh.

Maka dari itu, jika ada yang mengganggu ideologi dasar negara ini Jokowi tak segan mengerahkan TNI untuk menindaklanjutinya.

Selama ini memang kesatuan negara NKRI sedang dipertaruhkan.

Landasan ideologi Indonesia sudah mulai tenggelam akibat isu-isu SARA yang kian panas akhir akhir ini.

Maka dari itu Presiden menegaskan pilar negara Indonesia tersebut di depan 1.500 prajurit TNI usai menunaikan salat Jumat dan santap siang di Aula Kartika, Tanjung Datuk, Kepulauan Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (19/5/2017).

"Sekali lagi, negara Pancasila itu sudah final. Tidak boleh dibicarakan lagi," ujar Jokowi, dikutip dari siaran pers resmi Istana.

Isu BIN Larang Stafnya Berjenggot dan Bercelana Cingkrang Menyebar, Ternyata Ini Faktanya!

Oleh karenanya, jika ada organisasi masyarakat (ormas) yang mengganggu ideologi Pancasila serta UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, mereka dianggap bertentangan dengan hal yang sangat penting bagi bangsa Indonesia.

Jokowi pun menegaskan negara tidak akan diam menghadapi gerakan-gerakan yang bertentangan dengan ideologi bansa kita.

"Kalau ada ormas yang seperti itu, ya kita gebuk," ujar Jokowi.

Tak hanya ormas yang anti Pancasila, negara pun tak akan gentar menghadapi gerakan gerakan yang berhaluan komunis.

Hal tersebut memang sudah diatur dalam Ketetapan MPRS Nomor 25 Tahun 1966 yang menyatakan bahwa Partai Komunis Indonesia adalah organisasi terlarang.

"Ya kita gebuk, kita tendang, sudah jelas itu. Jangan ditanyakan lagi. Jangan ditanyakan lagi. Payung hukumnya jelas, TAP MPRS," tegas Jokowi.

Luncurkan 4 Buku Baru di Makassar, Gramedia Pustaka Utama Punya Misi Khusus

Mengenai menggebuk ormas anti-pancasila dan komunis juga dikatakan Jokowi saat bertemu sejumlah pimpinan redaksi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (17/5/2017).

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Tags:
Presiden Joko Widodo (Jokowi)PancasilaKepulauan Riau
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved