Gadis Penderita Tumor Terbaring Tak Berdaya di Tengah Keramaian Pasar di Palembang
Ilham mengatakan, ia dan adik-adiknya masih memiliki seorang ayah di kampung halaman, sementara ibunya telah meninggal dunia.
Editor: Noorchasanah Anastasia
"Minta uang, tolong bantu kami, kami tidak mampu. Sudah lama adik seperti ini," pintanya kepada wartawan TribunSumsel.com.
Sedangkan adik Ilham lainnya, Lefi tidak bersedia diwawancara dan lebih banyak diam.
Di dalam kantong yang yang disediakan Ilham, tampak uang pecahan seribu, dua ribu dan yang terbesar pecahan pecahan10 ribu rupiah. Yang terbanyak, yakni pecahan dua ribu rupiah.
Anehnya, saat kami berpamitan dengan Ilham. Dia seakan tidak menyadari kehadiran kami. Namun dari raut wajahnya menunjukkan kesedihan dan penderitaan luar biasa.
Menurut Eka, seorang pedagang pakaian di sekitar "lapak" Ilham dan adiknya, sudah tiga malam menyaksikan pemandangan menyedihkan di sekitar kapalnya berjualan.
"Tidak tahu saya, saya baru tiga malam berjualan di sini," ujar Eka dengan raut wajah ketakutan ketika ditanya perihal keberadaan Ilham dan adiknya.
Pedagang lainnya yang berjualan aksesoris yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku jika Ilham telah beberapa minggu mangkal do BKB.
"Lumayan lama sih. Saya juga baru sebulan di sini," ujarnya singkat. (*)