Sah Terpilih Jadi Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno Bisa 'Lebih' dari Ahok Soal Hal Ini?
Lantas, akankah kebiasaan Ahok dan Djarot selama menjabat sebagai pemimpin Jakarta hilang begitu saja?
Penulis: Dhika Intan Nurrofi Atmaja
Editor: Tinwarotul Fatonah
Seperti yang tampak pada suasana Selasa (2/5/2017) pagi.
Antrean warga bahkan mengular di sekitar Balai Kota.
Mengenakan kemeja batik Korpri, Ahok sempat menerima warga di sebuah meja bundar.
Sambil mendengarkan keluhan warga, dirinya mencatat di lembaran kertas.
Tak lama setelahnya, pria keturunan Tionghoa ini langsung melayani permintaan warga berfoto bersama.
• Terungkap! Alasan Miris Para Buruh Bakar Karangan Bunga Ahok
Belakangan, saking banyaknya warga yang ingin berfoto bersama Ahok, pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bahkan membatasi jumlah warga yang diizinkan foto bersama.
"Hari Selasa minggu depan akan mulai kita batasi warga yang ingin berfoto sampai angka 1.000 orang," ujar Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri, Mawardi kepada wartawan, Jumat (28/4/2017).
Dikatakan Mawardi, pembatasan itu instruksi langsung dari Ahok.
Hal tersebut juga terkait agenda Ahok yang tak bisa ditunda.
"(Pembatasan) Instruksi langsung Pak Gubernur," katanya.
• Habis Karangan Bunga Terbitlah Pohon Berpantun, Ada Saja Cinta untuk Ahok!
Di sisi lain, berkaitan dengan kebiasan Ahok yang menerima dan mendengar keluhan warga, Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno mengaku juga akan menerapkan hal yang sama.
Namun, pasangan Anies Baswedan dalam bursa pemilihan kepala daerah Jakarta itu menyatakan dirinya bisa 'melebihi' Ahok.
Jika Ahok menerima keluhan setiap pagi di Balai Kota, maka Sandi menyatakan dirinya siap mendengar pendapat warga sepanjang hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ahok-sandi_20170507_170109.jpg)