Pilgub DKI Jakarta
Ketika Tompi Move On dari Ahok-Djarot Merapat ke Anies Sandi Berujung Heboh
Tompi menuliskan sebuah caption panjang, untuk mengungkapkan sudah bisa menerima kekalahan Cagub dan Cawagub jagoannya.
Penulis: Claudia Noventa
Editor: Tinwarotul Fatonah
• Di Hadapan Anies Baswedan, Tompi: Menghina Tapi Ujung-ujungnya Takbir
Meski begitu tetap saja banyak komentar yang dilontarkan netizen pada akun Twitter Tompi.
Banyak dari mereka yang menyayangkan sikap Tompi yang dirasa tak memiliki prinsip kuat.
Tak tinggal diam, Tompi pun langsung menjawab kicauan-kicauan negatif dari para netter itu.
"Kekaguman sy akan kinerja Pak Ahok Djarit tdk berkurang sedikitpun dengan menerima hasil yg ada. Pak ahok aja bisa nerima masa kita kagak," kicau Tompi.
Selain itu, Tompi juga menjawab beberapa kicauan negatif dengan sikap cuek.
Tak puas sampai disitu dirinya hingga menjelaskan arti move on yang dimaksudnya dalam caption itu.
"Move on ini bukan berarti ninggalin nilai yg lo anut trus seranjang ama yg baru... gak sesempit itu," tegas @dr_tompi.
Tak hanya itu, ketika ditemui dalam acara 'Sosok' yang tayang di Kompas TV, Tompi mengajak para pendukung Ahok-Djarot untuk mendukung Anies-Sandi sebagai pemenang Pilkada DKI.
Dirinya mengungkapkan kini saatnya energi dukungan itu digunakan untuk hal-hal positif lainnya, seperti mendukung kinerja pasangan terpilih yang baru, seperti dilansir Tribunnews.com, Rabu (3/5/2017). (Tribunnews.com/Claudia N)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/sandiaga-uno-dan-tompi_20170505_110440.jpg)