Bukan yang Pertama, Begini Jejak Penembakan Rumah Jazuli Juwaini 5 Tahun Silam!
Rumah Ketua Fraksi Partai Keadilan Nasional (PKS) di DPR RI, Jazuli Juwaini ditembak oleh orang tak dikenal pada Rabu (3/5/2017).
Penulis: Dhika Intan Nurrofi Atmaja
Editor: Galih Pangestu Jati
TRIBUNWOW.COM - Rumah Ketua Fraksi Partai Keadilan Nasional (PKS) di DPR RI, Jazuli Juwaini ditembak oleh orang tak dikenal pada Rabu (3/5/2017).
Rumah tersebut beralamat di Jalan Mustawarah No 10 Kelurahan Sawah, kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan.
Berdasarkan fakta yang berhasil dihimpun Tribunnews, peristiwa penembakan terjadi di salah satu kamar anak Jazuli yang terletak di lantai dua.
Saat kejadian penembakkan, Jazuli tidak berada di lokasi.
Hanya ada keponakannya di rumah tersebut.
Terkait Wacana Pembubaran Ormas Anti-Pancasila, Begini Tanggapan Presiden Jokowi!
Beruntung, kamar dalam keadaan kosong saat diduga ditembaki oleh orang tak dikenal.
"Benar, rumah saya ditembak orang dari arah samping Selatan. Tepatnya mengenai jendela kamar anak saya nomor 2. Tapi alhamdulillah, kamar dalam keadaan kosong saat kejadian," kata Jazuli melalui pesan singkat, Kamis (4/5/2017), dikutip dari Tribunnews.com.
Kronologi kejadian bermula saat keponakan Jazuli, Syarifudin (20) menemukan serpihan kaca di atas lantai dan kasur.
Setelah itu, ia mendapati kaca jendela dalam kondisi berlubang.
Syarifudin pun melaporkan kejadian ini pada sang kakak, Siti Nurseha (32).
Heboh! Karangan Bunga untuk Ahok-Djarot Masuk Rekor MURI Karena Hal Ini!
Siti kemudian membersihkan serpihan kaca dan membuangnya ke tempat sampah.
Ia pun segera melaporkan kejadian ini pada istri Jazuli.
Mereka akhirnya melapor ke Polsek Ciputat.
"Sekitar Jam 17.00 WIB, Siti memberitahukan kejadian tersebut kepada Ibu Jazuli, bahwa ada kaca pecah."
"Kemudian sama Ibu Jazuli dilapor ke Pak RT. Dan Pak RT kemudian ke Polsek Ciputat. Anggota datang ke lokasi langsung olah TKP," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (4/5/2017).
Penyelidikan pun segera dilakukan oleh aparat kepolisian.
Informasi terakhir yang beredar, hingga saat ini pihak kepolisian belum menemukan proyektil peluru di rumah tersebut.
Kepala Sub-Direktorat Kejahatan dan Kekerasan Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Hendy Kurniawan, menduga proyektil peluru tersebut ikut terbuang saat dibersihkan.
Tahanan Kabur hingga Polisi Luka, Begini Kronologi dan Fakta Lengkap Kerusuhan di Rutan Pekanbaru!
"Karena proyektil tidak ditemukan, kemungkinan ikut terbuang pada saat dibersihkan pembantu," ujar Hendy kepada Kompas.com, Jumat (5/5/2017).
Meski begitu, Hendy pun yakin kaca jendela itu berasal dari tembakan.
Belakangan, pihak kepolisian pun menengarai pelaku penembakan di rumah Jazuli tidak bermaksud meneror.
"Sementara dari posisi sudut, kemungkinan arah tembakan dari situasi lingkungan sekitar, bukan tindakan teror," ujar Hendy saat dihubungi, Jumat (5/5/2017) sebagaimana dikutip dari Tribunnews.
Hendy bahkan menyatakan pelaku bermaksud memburu burung dan diduga salah sasaran menembakkan ke kaca jendela rumah Jazuli.
"Kemungkinan, pelaku tidak tahu atau tidak sengaja. Membidik burung di pohon, dan tidak prediksi arah peluru," tambahnya.
Meski begitu, hal tersebut masih menjadi analisis dari pihak kepolisian saja.
6 Fakta di Balik Penetapan Anies dan Sandi Jadi Cagub-Cawagub Terpilih, No 4 Bikin Syok!
"Tentunya akan kami terus lakukan penyelidikan untuk membuktikan analisis tersebut," ucap Hendy.
Lebih lanjut, kejadian penembakkan rupanya bukan kali ini saja menimpa kediaman Jazuli.
Pada 2012 silam, rumah yang sama juga pernah mendapat tembakan dari orang tak dikenal.
Berdasarkan keterangan kerabat dekat Jazuli, Maryadi (60), rumah mewah tersebut ditembak pada bagian kaca jendela di samping ruang keluarga yang terletak di lantai dua.
"Dulu, pas tahun 2012, pernah juga kejadian, yang disasar kaca samping ruang keluarga lantai dua," kata Maryadi di kediaman Jazuli Juwaini, Kamis (4/5/2017).
Saat itu pihak keluarga juga sudah melaporkan kejadian tersebut pada polisi.
Namun berdasarkan penyelidikan tak ditemukan indikasi teror berkaitan dengan kejadian tersebut.
"Tapi gak ditemukan indikasi teror, hanya dianggap perbuatan orang iseng saja," kata dia.
Presidennya Diterpa Isu Miring, KSPI: Kami Bukan Pasukan Nasi Bungkus
Untuk kejadian yang terakhir, Maryadi dan pihak keluarga Jazuli pun enggan menduga-duga terkait penyebabnya.
Mereka lebih memilih diam dan menyerahkan penyelidikan pada polisi.
"Biar diselidiki pihak berwajib saja, tunggu hasilnya," kata dia. (Tribunwow.com/Dhika Intan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/penembakan-di-rumah-anggota-dpr-fraksi-pks_20170505_181034.jpg)