6 Fakta si Reptil Langka Komodo, Nomor 4 Paling Ngeri!
Berikut fakta-fakta menarik soal komodo, spesies dinosaurus yang masih tersisa di bumi.
Penulis: Dhika Intan Nurrofi Atmaja
Editor: Tinwarotul Fatonah
TRIBUNWOW.COM - Komodo menjadi spesies dinosaurus yang masih tersisa di bumi.
Meski kini hanya ditemukan di Pulau Komodo, Indonesia, hewan tersebut ternyata berasal dari Australia.
Hal tersebut dibuktikan oleh sekelompok peneliti yang menemukan fosil-fosil komodo berusia 300.000 hingga 4 juta tahun yang lalu di bagian timur Australia.
Dihimpun TribunWow.com, berikut fakta-fakta menarik soal hewan purba tersebut:
1. Makan sebulan sekali
Komodo memiliki pertahanan tubuh yang kuat.
Sebagaimana dikutip dari Kompas.com, hewan reptil tersebut ternyata bisa menahan makanan di perut selama satu bulan penuh.
• Mengejutkan! Begini Kondisi Terkini Wisatawan Singapura Setelah Kakinya Digigit Komodo
2. Menelan mangsa dengan berat 80 persen dari tubuhnya
Meski hanya makan sekali dalam sebulan, komodo rupanya bisa menghabiskan makanan dalam jumlah sangat besar.
Hewan tersebut dapat mengonsumsi seekor kambing maupun rusa.
Dikutip dari Tribun Travel, mulut komodo pun sangat elastis.
Hal itulah yang menyebabkan ia mampu mengonsumsi makanan dalam jumlah besar.
Setelah makan, seekor komodo akan berjemur di bawah matahari untuk mempercepat metabolismenya yang lambat.
Lalu, ketika selesai mencerna, dia akan memuntahkan pelet lambung berisi rambut, tanduk, gigi, dan sisa-sisa makanan lainnya.
Lebih lanjut, meski bersifat predator, komodo lebih sering makan bangkai dibanding berburu.
Mereka bahkan dapat mendeteksi bangkai yang 10 kilometer jauhnya dan sering kali menggali kembali mayat yang baru saja dikubur.
• Kronologi Wisatawan Singapura Digigit Komodo yang Sedang Memangsa Kambing di NTT
3. Bisa berenang dan memanjat
Komodo termasuk dalam jenis hewan reptil.
Meski begitu, hewan tersebut ternyata memiliki kemampuan lain seperti memanjat dan berenang.
Komodo memanjat untuk menjauhkan diri dari komodo yang lebih besar.
Sementara saat telah kehabisan makanan, hewan itu biasanya akan berenang.
4. Kanibal
Komodo termasuk dalam makhluk kanibal.
Jika tidak ada hewan lain yang bisa dimangsa, komodo bisa saja mengincar kawannya yang bertubuh lebih kecil.
Untuk menghindari pemangsaan oleh temannya sendiri, tak jarang komodo kecil memanjat ke pohon atau bergulung-gulung dalam feses.
• 5 Fakta Taman Nasional Komodo yang Tak Diketahui Banyak Orang
5. Bereproduksi tanpa seks
Komodo betina mampu bereproduksi secara seksual dan aseksual lewat proses partenogenesis.
Mereka memiliki hormon partenigenesis yang memiliki cara kerja sebagai pengganti sel sperma.
• Taman Nasional Komodo Jadi Google Doodle, Berani Ikut Kuisnya?
6. Air liur tak berbahaya
Lebih dari 10 tahun yang lalu para peneliti percaya jika air liur komodo mengandung bakteri yang mematikan.
Tapi teori ini berhasil dipatahkan.
Pada 2009, ahli biokimia Brian Fry mengemukakan penemuannya.
Ternyata, komodo memiliki kelenjar racun yang sarat dengan racun penurun tekanan darah.
Racun tersebut dapat menyebabkan pendarahan besar dengan mencegah pembekuan darah sehingga membuat korbannya syok.
Alih-alih menggunakan bakteri sebagai racun, komodo benar-benar menggunakan racun.
Berdasarkan analisis cermat dari tengkorak komodo, Fry berpikir bahwa komodo dapat membunuh dengan taktik mencengkram, merobek, dan meneteskan racun.
Komodo menggigit dengan gigi yang bergerigi dan menarik kembali dengan otot leher yang kuat.
Hasilnya adalah luka yang menganga besar.
Kemudian, racun secara cepat menurunkan tekanan darah dan membuat mangsanya syok. (Tribunwow.com/Dhika Intan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/komodo_20170505_070642.jpg)