Mengejutkan! Begini Kondisi Terkini Wisatawan Singapura Setelah Kakinya Digigit Komodo
Ia juga diketahui sudah menghubungi pihak keluarga dan Konsulat Singapura yang ada di Bali.
Penulis: Dhika Intan Nurrofi Atmaja
Editor: Wulan Kurnia Putri
TRIBUNWOW.COM - Kejadian tragis menimpa Loh Lee Aik (68).
Pria tersebut merupakan wisatawan asal Singapura yang berkunjung ke Desa Komodo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
• Dibilang Munafik Gara-gara Foto Bareng Sandi, Jleb! Tompi Bikin Netizen ini Bungkam
Rabu (3/5/2017) lalu, pria yang juga berprofesi sebagai fotografer tersebut digigit komodo di bagian kakinya.
"Wisatawan asing asal Singapura yang juga adalah fotografer ini digigit oleh seekor komodo di wilayah pegunungan atau sekitar 200 meter dari arah pustu (puskesmas pembantu) Desa Komodo," kata Kepala Bidang Humas Polda NTT AKBP Jules Abraham Abast kepada Kompas.com,Rabu (4/5/2017) malam.
• Sandiaga Uno Terima Keluhan Warga Soal Rencana Ahok Gusur Pasar Ikan dan Kampung Akuarium
Akibat kejadian tersebut, kaki Lee mengalami luka.
Ia pun harus mendapat perawatan intensif di RSU Siloam, Labuan Bajo.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Pos Kupang, kondisi Lee Kamis (4/5/2017) hari ini sudah mengalami perkembangan cukup baik.
• Pamela Safitri Menangis Berikan Klarifikasi Terkait Goyang Dribblenya yang Berbuntut Porno Aksi
"Perkembangan pasien saat ini normal. Sejak pasien masuk kemarin (Rabu, Red) petugas medis rumah sakit sudah tangani. Pasien bisa berkomunikasi dengan baik," kata Marketing Officer Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo, Raynaldo K.P Harum.
Ia juga diketahui sudah menghubungi pihak keluarga dan Konsulat Singapura yang ada di Bali.
"Dia sudah hubungi Konsulat Singapura yang ada di Bali. Dia hubungi kemarin (Rabu, Red) sekitar pukul 16.00 WITA. Kami hanya membantu memfasilitasi untuk menghubungi konsulat dan pasien sendiri yang menelpon. Imigrasi juga kami hubungi," tambah Raynaldo.
• Anies Bakal Ikuti Jejak Jokowi? Begini Pendapat Jleb dari Amien Rais dan Pengamat
Lebih lanjut, hingga saat ini tim medis masih melakukan observasi terhadap kondisi kesehatan korban.