Breaking News:

Benar-benar Nekat! Lihat Lingkaran Merah Sudah Kayak Gini Sopir Masih Berani Kelabui Polisi

Gara-gara kenekatan sopir, aksi kejar-kejaran mewarnai sidak kelayakan bus yang digelar oleh tim gabungan.

Editor: Rimawan Prasetiyo
KOMPAS.COM/SYAHRUL MUNIR/KOLASE TRIBUNWOW
Lihat lingkaran merah. Polisi geram dibuatnya. Kasatlantas Polres Semarang AKP Dwi Nugroho memperlihatkan kaca depan dan wiper bus Maju Makmur trayek Semarang-Purwokerto yang tidak layak di Terminal Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (3/5/2017). Kaca depan pecah ditempeli stiker, wiper diikat dengan ban karet. Sopir masih nekat kelabui polisi. 

TRIBUNWOW.COM, SEMARANG - Aksi kejar-kejaran mewarnai inspeksi mendadak kelayakan bus yang digelar oleh tim gabungan Satlantas Polres Semarang dengan Dinas Perhubungan di Terminal Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (3/5/2017) siang.

Awalnya, bus yang PO Maju Makmur Nopol AA-1558-DA yang dikemudikan Saimun (63) ditilang gara-gara kondisi fisik bus yang membahayakan keselamatan penumpang, yakni kaca depan kanan retak ditempel stiker serta batang wiper yang diikat karet ban agar bisa berfungsi mendekati normal.

Awak bus menyanggupi untuk menurunkan penumpang dan mencarikan bus pengganti, sedangkan bus akan kembali ke garasi PO untuk diperbaiki.

Sisa Cerita Kecelakaan Maut di Puncak Cianjur: Panitia Pilkada Jadi Korban hingga Firasat Aneh

Selanjutnya sekitar 25 penumpangnya diturunkan dan diarahkan untuk beristirahat di ruang tunggu terminal.

Namun tanpa sepengetahuan petugas, awak bus menggiring penumpang ke pintu keluar terminal dan diminta kembali menaiki bus jurusan Semarang-Yogyakarta tersebut.

Tabrakan beruntun terjadi di Jalan Raya Puncak, Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Puncak, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (22/4/2017)
Tabrakan beruntun terjadi di Jalan Raya Puncak, Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Puncak, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (22/4/2017) (KOMPAS.com / Ramdhan Triyadi Bempah)

Seorang warga yang melihat aksi kucing-kucingan dari awak bus PO Maju Makmur melapor ke petugas.

Kasalantas Polres Semarang AKP Dwi Nugroho berang lantaran merasa dibohongi. Ia langsung tancap gas mengejar bus tersebut.

Fakta Lain Terungkap! 2 Bus Maut yang Alami Kecelakaan di Puncak Diduga Ilegal

Bus warna dominan hijau tersebut melaju cepat ke arah Magelang di Jalan Lingkar Ambarawa (JLA).

Namun akhirnya bus dihentikan sekitar 3 kilometer dari Terminal Bawen karena tertahan lampu merah di simpang empat Pojoksari, Ambarawa.

"Sebelumnya bus itu sudah kami berhentikan dan kita tilang, tapi bus tersebut malah kabur bawa penumpangnya. Lantas kita kejar hingga ke JLA (Halan Lingkar Ambarawa)," kata Dwi.

"Maaf Pak, saya hanya mau antar penumpang sampai ke Secang (Magelang)," kilah Saimun sambil berusaha meraih tangan Kasatlantas untuk minta maaf.

Ngeri! Tak Hanya Kisah Sedih, Kecelakaan Maut di Puncak Cianjur Juga Punya Cerita Mistis

Aksi kejar-kejaran kembali terjadi saat petugas akan kembali ke Terminal Bawen.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Tags:
Kabupaten SemarangTerminal BawenRazia Polisi
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved