Ahok: Saya Jadi Kepala BPOM, Awas Lho Nanti
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali menyebutkan posisi jabatan yang mungkin dia duduki.
Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Wulan Kurnia Putri
• Ada Foto Mirip Anak Ayu Ting Ting Terpajang di Rumah Raffi dan Nagita, Inikah Faktanya?
Pedagan itu mengaku membuat pacar cina atau mutiaranya sendiri.
Namun setelah diuji oleh BPOM, kata Ahok, pacar cina itu mengandung zat rhodamin B dan dapat menyebabkan kanker.
Menurutnya, Dinas Koperasi Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) dan BPOM harus membuat tindakan.
"Pedagang jangan merasa kalau jajanannya sudah lolos (uji BPOM), enggak usah diperiksa lagi. Kalau pasar dua kali ketahuan (jual makanan dengan zat berbahaya), usir saja pedagangnya, pasti sakit. Sama kayak narkoba, kalau tempat hiburan ketahuan ada narkoba dua kali, kami tutup," ungkap Ahok.
BPOM temukan obat dan makanan ilegal
Tak hanya di Jakarta, di beberapa daerah lain juga kerap ditamui makanan dan obat yang tidak memenuhi standart BPOM.
• Curhatan Amien Rais Bongkar Teror, Disambut Nyinyiran Pedas
Dikutip dari Tribunnews.com, Kepala BPOM, Penny K Lukito bersama pihak dari Polda Jawa Barat, Kejati Jabar, dan Balai Besar POM (BBPOM) Bandung memperlihatkan obat dan makanan ilegal yang berhasil ditemukan di Jawa Barat.
Ia menyampaiakan hasil temuannya tersebut pada konferensi pers, di BBPOM Bandung, Jalan Pasteur, Kota Bandung, Jumat (21/4/2017).
Ia mengaku, selama pengawasan yang dilakukan di tahun 2017 (hingga 14 April), BPOM telah menemukan berbagai jenis obat dan makanan ilegal.
Jumlahnya sekitar 727 jenis obat dan makanan, baik yang tidak memiliki nomor izin edar maupun tidak memenuhi persyaratan keamanan, manfaat, dan mutu.
Kesemua produk sitaan tersebut jika dirupiahkan hasilnya mencapai Rp 735.706.370.
(TribunWow.com/Fachri Sakti Nugroho)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ahok_20170210_121921.jpg)