Terima Honor Pidato Sebesar 1 Tahun Gaji Presiden AS, Obama Dibanjiri Kritik
Honor yang diterima Obama ini nilainya dua kali lipat lebih besar dari yang dipatok Hillary Clinton jika diundang menjadi pembicara.
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM, WASHINGTON DC - Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama setelah menerima undangan untuk berpidato di sebuah konferensi Wall Street dengan honor 400.000 dolar AS atau sekitar Rp 5,3 miliar.
Honor yang diterima Obama untuk berpidato di konferensi layanan kesehatan Cantor Fitzgerald yang digelar September mendatang setara dengan satu tahun gajinya sebagai presiden.
Honor yang diterima Obama ini nilainya dua kali lipat lebih besar dari yang dipatok Hillary Clinton jika diundang menjadi pembicara.
• Aksi Cewek Bercelana Pink Bikin Penumpang Bus Lain Terperangah, Lihat Videonya!
Salah satu yang menyayangkan keputusan Obama menerima undangan itu adalah Bernie Sanders.
Dia mengatakan, keputusan Obama menerima honor besar itu memperlihatkan hal yang bisa dilakukan pengusaha besar terhadap sistem politik.
"Saya kira undangan itu menunjukkan kekuatan Wall Street dan pengaruh uang yang sangat besar dalam proses politik," ujar senator asal Vermont itu.
"Saya kira keputusan itu sangat disayangkan. Presiden Obama kini memang menjadi warga biasa yang bebas melakukan apapun, tetapi tetap saya ini sangat disayangkan," tambah Sanders.
"Saat ini penasihat keuangan Presiden Trump adalah mantan presiden Goldman Sachs dan sekarang ini. Sungguh disayangkan," lanjut dia.
Senator Elizabeth Warren juga mengutarakan pendapatnya yang merasa "terganggu" dengan besarnya honor Obama.
Sementara itu, Meghan McCain, presenter Fox News, melontarkan kritik lebih keras dengan menyebut Obama sebagai "kapitalis kotor".
"Sangat Ironis, Obama yang diasosiasikan dengan segala sesuatu yang baik dan semua utopia kiri, ternyata seorang kapitalis kotor sama seperti kita," kata Meghan yang juga adalah putri Senator John McCain.
Penasihat senior Obama, Eric Schultz, mepertahankan keputusan yang diambil sang mantan presiden.
"Seperti sudah kami sampaikan selam ini, Presiden Obama akan banyak memberikan pidato," ujar Schultz.
"Dari beberapa pidato itu Presiden Obama akan mendapatkan uang, sebagian lainnya dia lakukan secara cuma-cuma," lanjut Schultz.
"Terlepas dari lokasi dan penyelenggara acara, Presiden Obama tetap akan memegang nilai-nilai yang dipegangnya selama ini," Shcultz menegaskan.(Kompas.com/Ervan Hardoko, Sumber: Independent)