Jabatan Menteri Belum Pasti, Ahok Bakal Maju Jadi Gubernur Bali?
Jabatan menteri maupun kepala BUMN untuk Ahok belum pasti, isu lain justru muncul.
Penulis: Dhika Intan Nurrofi Atmaja
Editor: Wulan Kurnia Putri
TRIBUNWOW.COM - Kekalahan Basuki Tjahaja Purnama di pilkada DKI Jakarta tahun ini menjadi hal yang mengejutkan bagi banyak pihak.
Padahal, perjuangan pria yang kerap disapa Ahok tersebut sudah sangat panjang.
• Karangan Bunga Terus Berdatangan ke Balai Kota DKI Jakarta, Ahok Malah Kebingungan
Belum lagi, selama masa kampanye pilkada, Ahok diterpa berbagai isu negatif.
Dugaan penistaan agama, money politic dan isu lain menyerang Ahok dan pasangannya, Djarot Saiful Hidayat.
Masa jabatan Ahok tinggal tersisa enam bulan.
• Fakta-Fakta Pledoi Ahok atas Kasus Penodaan Agama, Tetap Melayani Walau Difitnah
Oktober 2017 mendatang, mantan Bupati Bangka Belitung itu bakal digantikan oleh Calon Gubernur Anies Baswedan.
Ahok dan Djarot berjanji bakal menuntaskan program kerjanya di waktu yang tersisa.
"Masih enam bulan. Kami akan berusaha melunasi pekerjaan rumah dan janji kami. Kami akan bekerja dengan cepat," kata Ahok dalam jumpa pers menanggapi hasil perhitungan sementara pilkada DKI Jakarta, Rabu (19/4/2017).
"Tentunya tidak semua bakal selesai dalam waktu tersebut. Untuk itu, pak Anies dan Sandi diharapkan bisa melanjutkan," tambahnya.
Di sisi lain, pekerjaan Ahok saat ia tak lagi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pun menjadi sorotan akhir-akhir ini.
Belakangan muncul isu jika Ahok bakal menduduki posisi penting dalam BUMN.
• Tanggapan Mengejutkan Sandiaga Uno Soal Isu Ahok Bakal Jadi Menteri
Pada 2015 lalu, Ahok sendiri sudah pernah mengutarakan keinginannya untuk menjabat sebagai kepala Bulog.
"Saya sudah bilang ke Presiden kalau bos Bulog enggak beres biar saya yang gantikan," kata kata Ahok pada peresmian Operasi Pasar 2015 di Balai Kota, Kamis, 2 Juli 2015 lalu.
• Terpopuler! Jokowi Bicara Soal Jabatan Menteri hingga Sisi Lain Ahok Saat Kunjungi Ummi Nurul
Sementara itu, warga Jakarta yang menemuinya di Balai Kota menyarankan agar Ahok menjadi Menteri Dalam Negeri.
"Kami ingin Pak Ahok menjadi Mendagri. Karena dia bisa jadi bos daripada kepala daerah di seluruh Indonesia," kata seorang ibu bernama Florence di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (21/4/2017).
• Ini Bedanya Tanggapan Ahok dan Sandi terkait Parkir Liar di PRTRA Kalijodo!
Menanggapi hal ini, Ahok mengaku belum tahu.
Pasalnya, Ahok menganggap jabatan sebagai menteri maupun kepala BUMN bukan ia yang menentukan.
"He-he-he..(Posisi) menteri kan bukan hak saya," kata Ahok terkekeh, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (21/4/2017), sebagaimana dikutip dari Kompas.com.
"Ha-ha-ha enggak tahu. Enggak tahu," tambahnya.
Di sisi lain, Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu seolah mengisyaratkan akan ada reshuffle kabinet.
Dalam Kongres Ekonomi Umat yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Hotel Sahid, Jakarta, Sabtu (22/4/2017), Jokowi mengatakan jika menterinya tak mampu mencapai target, reshuffle mungkin saja dilakukan.
• Keganasan Kompetisi Liga 1, Hans-Peter Schaller Jadi Korban Pertama Pemecatan
"Kalau memang tidak selesai, pasti urusannya akan lain. Bisa diganti, bisa digeser, bisa dicopot dan yang lain-lainnya. Ya saya blak-blakan saja. Dengan menteri juga seperti itu," ujar Jokowi.
Sontak, pernyataan Jokowi itu dikaitkan dengan isu Ahok yang akan diangkat sebagai menteri.
• Maia Estianty Blak-Blakan Ungkap Tujuannya Kirim El Ke London
Namun, Presiden sendiri sudah memberikan bantahan terkait hal tersebut.
Ia menegaskan hingga saat ini belum ada rencana untuk merombak susunan menterinya.
"Tidak ada. Hari ini tidak ada reshuffle. Minggu ini enggak ada. Bulan ini juga enggak ada," ujar Presiden Jokowi di Pondok Pesantren Al Hikammussalafiyah, Cipulus, Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (25/4/2017).
Lebih lanjut, Jokowi pun menegaskan Ahok hingga saat ini masih berstatus sebagai Gubernur Jakarta.
"Pak Ahok itu masih Gubernur DKI Jakarta sekarang ini sampai Oktober," ucap Jokowi.
Jabatan menteri maupun kepala BUMN untuk Ahok belum pasti, isu lain justru muncul.
• Soal Rafathar Lebih Dekat dengan Baby Sitter hingga Curahan Hati Ibunda Raffi Ahmad
Di laman media sosial Twitter, banyak netizen yang justru mendorong Ahok untuk maju sebagai Gubernur Provinsi Bali.
Sebagaimana diketahui, tahun 2018 mendatang, rakyat Bali akan melangsungkan pemilihan kepala daerah.
Tak tanggung-tanggung, tagar #AhokForBali1 pun mencuat dan menjadi viral di laman Twitter.
• Beginilah Wujud Rumah Unik Abunawas di Kalsel yang Lagi Viral di Media Sosial
Netizen pun menyuarakan dukungan mereka untuk ayah tiga anak itu.
"Tenang. Ahok kalah di Jakarta.. masih ada #ahokforbali1," tulis akun @s29budiarto.
"Ahok simbol kebhinnekaan. Ahok simbol keberagaman. Ahok simbol pluralisme. Ayo Dukung #AhokForBali1 @sahaL_AS @na_dirs @saidiman," kata @KHIRAS_848.
"Atas nama toleransi #ahokforbali1," komentar @handayanicuss.
Sayangnya, hingga berita ini ditulis belum ada keterangan resmi dari Ahok soal isu tersebut. (Tribunwow.com/Dhika Intan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ahok_20170426_115442.jpg)