Breaking News:

Diminta Luhut Lanjutkan Reklamasi, Ini Tanggapan Sandiaga Uno

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, ia bersama pemerintah pusat akan segera membahas soal reklamasi di pantai utara, Jakarta.

Editor: Rimawan Prasetiyo
KOMPAS.com/KAHFI DIRGA CAHYA
Cawagub DKI Jakarta nomor tiga, Sandiaga Uno di Kebon Bawang, Jakarta Utara, Selasa (20/3/2017). 

TRIBUNWOW.COM, JAKARTA - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, ia bersama pemerintah pusat akan segera membahas soal reklamasi di pantai utara, Jakarta.

Namun, pertemuan dengan perwakilan pemerintah belum akan dilakukan dalam waktu dekat ini.

Sebab, Sandiaga dan pasangannya, Anies Baswedan, baru diketahui memenangi pemilihan kepala daerah DKI Jakarta berdasarkan hasil hitung cepat sejumlah lembaga dan real count KPU DKI.

Ketika Anies dan Sandiaga Berbeda Soal Hal Ini Saya Bukan Pengusaha

Pertemuan baru akan dilakukan setelah Anies-Sandi telah ditetapkan sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah.

"Itu (Reklamasi) nanti akan kita bahas setelah penetapan. Kita akan fokus setelah penetapan," kata Sandiaga di Jakarta, Minggu (24/4/2017).

Sandiaga Uno-Anies Baswedan.
Sandiaga Uno-Anies Baswedan. (Tribunnews/Irwan Rismawan)

Pada masa kampanye, Anies-Sandi berjanji akan menghentikan proyek reklamasi. Namun, pemerintah pusat keberatan dengan rencana itu.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengaku akan meminta agar Anies-Sandi mengurungkan niatnya untuk menghentikan proyek reklamasi.

Luhut Akan Berupaya agar Anies Urungkan Niatnya Hentikan Reklamasi

"Kita sudah ada proses yang baru, nanti disampaikan, dilihat. Tentu harus dengan baik-baik dijelaskan."

"Mungkin pak Anies belum punya data yang banyak (terkait reklamasi)," kata Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/4/2017).

Luhut Binsar Pandjaitan.
Luhut Binsar Pandjaitan. (KOMPAS.COM/DANI PRABOWO)

Luhut meyakini, Anies-Sandi pada akhirnya akan mengerti bahwa proyek reklamasi saat ini sangat penting dan tak perlu dihentikan.

"Saya kira setelah lihat datanya dari hasil penelitian tentu akan datang dengan pikiran lebih jernih. Kita bicara untuk kepentingan nasional, kepentingan Jakarta."

"Karena penurunan kota Jakarta itu tiap tahun bisa 17,5 cm sampai 23 cm di beberapa tempat," ucap Luhut. (Kompas.com/Ihsanuddin)

Sumber: Kompas.com
Tags:
Luhut Binsar PanjaitanSandiaga UnoReklamasi Teluk Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved